Wow! Hunian Hotel di Kawasan Danau Maninjau Penuh

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 27 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.098 219 27.419 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Wow! Hunian Hotel di Kawasan Danau Maninjau Penuh

Selasa, 29 Desember 2020 | 11:02 WIB Last Updated 2020-12-29T04:02:01Z
Inilah salah satu pesona wisata di kawasan Danau Maninjau Kabupaten Agam. (ist)

mjnews.id - Tingkat hunian hotel di kawasan objek wisata Danau Maninjau, Kabupaten Agam penuh selama libur Natal dan akhir tahun 2020.


Pemilik Hotel Maninjau Indah, Popi Maelani Rajo Bintang di Lubuk Basung, Senin (28/12/2020), mengatakan seluruh kamar dengan jumlah 35 kamar sudah penuh semenjak Natal pada 24-27 Desember 2020 dan untuk libur akhir tahun sudah penuh dari 30 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021.


"Libur akhir tahun sudah penuh berdasarkan pemesanan kamar dari para tamu yang akan menginap," katanya.


Ia mengatakan, tamu itu berasal dari Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Tanahdatar, Payakumbuh, Solok, Pasaman, Duri, Medan, Pakanbaru dan Jambi.


Untuk kunjungan Cafe Plantabo di hotel itu, tambahnya sekitar 500 orang per hari.


Peningkatan tamu dan pengunjung Cafe Plantabo terjadi sekitar 100 persen selama libur Natal dan akhir tahun.


"Pengunjung menikmati keindahan danau vulkanik sembari menikmati menu yang ada di cafe tersebut," katanya.


Ia menambahkan, pihaknya menerapkan protokoler kesehatan Covid-19 bagi tamu dan pengunjung cafe dengan cara memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menjelang masuk. Ini dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di hotel dan cafe.


"Tamu dan pengunjung wajib menerapkan protokoler kesehatan saat berada di hotel," katanya.


Dengan meningkatnya jumlah tamu dan kunjungan, pemuda sekitar mendapatkan manfaat dari parkir dan jualan masker.


Ini harus didukung pemerintah setempat mulai dari pemerintah nagari sampai pemerintah kecamatan untuk bisa membantu usaha baru pemuda sekitar.


Di masa libur ini, usaha dadakan berupa penjualan baju kaos, gantungan kunci dan kuliner harusnya tersedia, sehingga mudah diakses publik ketika datang ke objek wisata ini.


Selain itu, melengkapi kebutuhan permainan berupa boat dan sampan yang bisa disewakan kepada pengunjung.


"Kami sudah membuat Cafe Palantabo dan berharap yang lain bisa mulai membuat fasilitas pendukung dalam menarik kunjungan," katanya.


Tempat terpisah, General Menejer Hotel Sakura Syariah Lubukbasung, Rindu Kumala Sari mengatakan kamar sudah ada dipesan tamu untuk libur akhir tahun 2020.


"Sudah ada beberapa dari 70 kamar yang dipesan tamu untuk menginap dan pada umumnya tamu memesan ketika menginap," katanya.


Sedikitnya tamu memesan kamar di hotel itu akibat Lubukbasung bukan daerah tujuan wisatawan.


Namun jumlah tamu yang menginap di hotel itu pada Desember 2020 meningkat dibandingkan Mai dan April 2020.


(*/irm)

×
Berita Terbaru Update