Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman Sudah Ringkus Tiga Perampok Bermodus Mobil Travel

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman Sudah Ringkus Tiga Perampok Bermodus Mobil Travel

Minggu, 21 Februari 2021 | 01:41 WIB Last Updated 2021-02-21T16:25:30Z

 


MJNews.id - Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman kembali menangkap satu dari empat kawanan rampok bermodus mobil travel. Pria berinisial SYZ diciduk di Bengkalis, Riau pada Kamis (18/2/2021).


Ia dapat ditangkap dari hasil pengembangan penyidikan setelah rekannya MSM (34) dibekuk pada Sabtu (13/2) di Salimpaung, Tanah Datar, dan seorang perempuan berinisial ILV (35) diciduk Unit Reskrim Polsek Koto Tangah di Durian Tarung, Kecamatan Kuranji, Padang pada Selasa (16/2/2021).


“Tersangka (SYZ) ini kami dapat dari keterangan MSM yang merupakan otak aksi kejahatan dengan modus (mobil travel ) itu,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Padang Pariaman, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra, Sabtu (20/2/2021).


Dijelaskan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/2/I/2021/Sektor Batang Anai tanggal 7 Januari 2021. “Komplotan ini juga telah melakukan sejumlah kejahatan dengan modus yang sama, yakni menyamar sebagai mobil travel, lalu menyekap korban di dalam mobil dan menguras harta benda korban,” kata Ardiansyah.


Dikatakannya juga, SYZ mengaku beraksi di Kota Padang. Namun pada saat dikonfrontir dengan MSM, otak aksi kejahatan itu mengeklaim bahwa SYZ juga ikut beraksi di wilayah hukum Polres Padang Pariaman. “Pelaku (SYZ) ini, dia berperan sebagai penyekap korban dan mengambil barang korban. Sekarang pelaku sudah ditahan, dan satu pelaku terakhir masih kami buru,” jelas AKP Ardiansyah.


Sebelumnya, korban dari peristiwa itu adalah seorang guru mata pelajaran Alquran dan Hadis di MAN 1 Padang Pariaman bernama Nurlela (44). Ia menjadi korban menjadi korban perampokan setelah menaiki mobil travel yang digunakan oleh para tersangka pada Selasa (2/2).


Korban yang merupakan warga Perumahan Kamela Permai II, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah saat itu hendak berangkat mengajar. Ia memang biasa menaiki moda transportasi darat travel setiap pukul 06.00 WIB dengan menunggu mobil di sekitar kawasan Simpang Pasir Jambak.


Kemudian datang minibus Avanza berwarna silver yang diyakini korban sebagai travel, ia tidak menaruh curiga karena di dalam mobil ada dua penumpang lainnya. Korban tidak menyadari jika orang-orang di dalam mobil tersebut merupakan komplotan dan hanya berpura-pura sebagai penumpang mobil travel.


Ketika dalam perjalanan korban langsung disekap oleh pelaku yang duduk di bagian belakang, bahkan berujung penganiayaan. Barang-barang korban diambil oleh para tersangka, lalu ia diturunkan begitu saja di kawasan By Pass, Air Pacah.


Komplotan perampok tersebut mengambil sejumlah harta benda milik korban berupa uang tunai, handphone, cincin emas hingga pengurusan isi tabungan.


(*/sul)

×
Berita Terbaru Update