Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Pemindahan Pedagang Selesai

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Pemindahan Pedagang Selesai

Senin, 29 Maret 2021 | 05:01 WIB Last Updated 2021-03-29T02:38:32Z
Pasar Rakyat Kota Pariaman.

MJNews.id - Pada H-3 peresmian pasar rakyat Kota Pariaman oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, semua proses mulai pemindahan pedagang sampai pembongkaran pasar penampungan berjalan aman, lancar dan tanpa ricuh. Hal itu dibenarkan oleh Walikota Pariaman Genius Umar yang berada di lokasi saat proses berlangsung, Sabtu 27 Maret 2021.


“Hari ini proses pembongkaran pasar penampungan dilaksanakan. Semua pedagang yang sebelumnya ada di pasar penampungan telah dipindahkan ke pasar rakyat Kota Pariaman sejak Jumat (26 Maret 2021) sore setelah semua pedagang menerima kunci pada pagi harinya. Dan alhamdulillah semuanya berjalan tertib dan lancar,“ ungkapnya.


Sejak dibangun pasar rakyat Kota Pariaman pada Desember 2019 lalu, Pemko Pariaman menyediakan pasar penampungan untuk semua pedagang aktif. Selama proses pembangunan pasar, Pemko Pariaman terus melaksanakan proses pendataan pedagang dan pemilik kartu kuning sehingga saat pasar telah selesai, Pemko Pariaman tinggal menghubungi semua yang telah terdata tersebut.


“Sebelum pendaftaran pemilik kartu kuning sebagai tanda kepemilikan bangunan dan pedagang aktif, Pemko Pariaman mengadakan sosialisasi dan temu ramah kepada seluruh pedagang dan pemilik kartu kuning pada Januari Tahun 2020. Selanjutnya dilaksanakan pendaftaran pedagang aktif dan pemilik kartu kuning pada November sampai Desember 2020,“ tambahnya.


Proses pembangunan pasar tetap berlanjut meskipun Kota Pariaman sedang dilanda wabah pandemi Covid-19. Pada Februari Tahun 2021, pasar rakyat Kota Pariaman akhirnya selesai dibangun 100 persen dengan ukuran bervariasi yaitu di antara 3x3 meter dan 4x5 meter yang posisinya disesuaikan dengan jenis dagangan. Pasar dibangun dengan empat lantai yang mana juga difungsikan sebagai shelter tsunami.


“Februari 2021 pembangunan pasar selesai 100 persen. Untuk pembagian kios kepada semua pedagang aktif dan pemegang kartu kuning, kita mengadakan sistem pencabutan lot. Pencabutan lot kita laksanakan selama 2 (dua) hari, untuk Rabu (24 Maret 2021) khusus untuk pemegang kartu kuning dan Kamis (25 Maret 2021) untuk pedagang aktif. Kegiatan yang kita laksanakan di Gor Rajo Bujang Kelurahan Karan Aur Kota Pariaman ini juga berjalan lancar dan aman,“ ujarnya.


Pada Kamis (25 Maret 2021) lalu, Walikota Pariaman Genius Umar menyaksikan langsung penyerahan kunci los Pasar Rakyat Pariaman dari pihak pengelola sementara kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit, di salah satu los di Pasar Rakyat Pariaman. Kunci tersebut kemudian diserahkan kepada pedagang pada Jum’at (26 Maret 2021) pagi.


Ia menambahkan pedagang di Pasar Rakyat Pariaman masih bersifat sementara karena bangunan tersebut masih bersifat swakelola karena belum diserahterimakan dari pemerintah pusat ke Pemkot Pariaman. Ia juga berharap kepada semua penghuni kios untuk dapat saling menjaga keamanan sehingga kenyamanan berdagang tetap terjaga.


(rls/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update