Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Agam Keluarkan Surat Edaran Soal Ibadah di Tengah Pandemi

Rabu, 14 April 2021 | 23:25 WIB Last Updated 2021-04-14T19:00:46Z
Bupati Agam, Dr. Andri Warman.

MJNews.id - Pemerintah Kabupaten Agam mengimbau masyarakat melalui pengurus masjid dan mushala, muballigh serta tokoh masyarakat agar mewaspadai penyebaran Covid-19 pada pelaksanaan ibadah shalat berjamaah di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.


Terkait hal ini, Bupati Agam, Dr. Andri Warman mengeluarkan surat edaran agar dapat dipedomani dalam melaksanakan ibadah di tengah pandemi Covid-19.


Dalam surat edaran Nomor 400/185/Kesra/IV/2021 itu, pengurus masjid dan mushala diminta agar tetap mempertimbangkan perkembangan penyebaran Covid-19 di setiap kecamatan, penyelenggaraan shalat berjamaah, shalat tarawih serta Idul Fitri 1 Syawal 1442 hijriah.


“Di mana pun melaksanakan ibadah, baik di lapangan maupun di masjid, harus tersedia fasilitas protokol kesehatan serta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker,” katanya.


Pengurus masjid dan mushala harus menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di lokasi pelaksanaan ibadah, pembersihan dan disinfeksi, membatasi jumlah pintu masuk dan keluar, menyediakan alat pengukur suhu, pembatasan jarak serta diberi tanda khusus dan lainnya.


“Selain itu mempersingkat pelaksanaan shalat dan durasi ceramah, tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya. Disetiap tempat pelaksanaan ibadah diharapkan juga ada spanduk imbauan disiplin protokol kesehatan,” katanya.


Diharapkan kepada mubaligh atau khatib dan tokoh masyarakat untuk mendorong dan mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan meningkatkan iman serta memaksimalkan shiyam dan qiyam Ramadhan, meningkatkan ibadah yang disyari’atkan secara berjemaah maupun pribadi.


“Kemudian mencerdaskan masyarakat dengan mengedepankan prinsip-prinsip washahiyah dalam memahami dan menjalankan ajaran agama,” katanya.


Di samping itu, mengajak masyarakat untuk menyadari bahaya Covid-19, dan berupaya agar tidak terpapar serta melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahannya. 


“Pemerintah bertanggungjawab dan berusaha agar masyarakat terselamatkan dari bahaya Covid-19 dan diminta semua mem bantu upaya pemerintah ini minimal dengan mematuhi anjuran protokol kesehatan,” katanya.


(edy)


loading...



×
Berita Terbaru Update