Genius Umar Minta Pasar Basah, Wapres Langsung Catat dan Tanggapi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Genius Umar Minta Pasar Basah, Wapres Langsung Catat dan Tanggapi

Selasa, 06 April 2021 | 13:45 WIB Last Updated 2021-04-06T09:27:02Z
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Wapres Ma'ruf Amin dan Walikota Pariaman, Genius Umar. (humas)

MJNews.id - Suatu kebanggaan bagi masyarakat Kota Pariaman karena Pasar Rakyat Kota Pariaman bisa diresmikan langsung oleh orang nomor dua di Indonesia ini, yakni Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, Selasa 6 April 2021.


Dalam sambutannya, Walikota Pariaman, Genius Umar meminta kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin agar Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR mengusulkan dan menurunkan anggaran untuk pembangunan pasar basah yang berada di depan Pasar Rakyat Pariaman.


Pasar Pariaman ini adalah pasar yang dibangun pada tahun 1980-an namun karena gempa bumi pada tahun 2019 belum pernah diperbaiki. Dengan kondisi pasar yang tidak kondusif ini dan keterbatasan kemampuan keuangan daerah, kami mengusulkan kepada Presiden RI, Jokowi untuk membantu pembangunan pasar ini. Dan alhamdulilah, pasar ini pada akhir tahun 2019 dengan dana yang hampir 100 Milyar dapat terselesaikan.


Lebih lanjut, ia juga sampaikan bahwa Pasar Rakyat Pariaman ini telah dibangun dengan megah, tetapi masih ada kekurangan yaitu pasar basahnya.


“Di depan kami ini masih ada tanah pemerintah daerah dan kami mengusulkan kepada Kementerian Perdagangan untuk membangun juga pasar basah sehingga pasar yang bagus sekarang ini dilengkapi dengan pasar yang basah sehingga kebersihan dan juga pelayanan terhadap publik bisa lebih meningkat," sebutnya.


Selain itu, Genius Umar juga menyampaikan bahwa Kota Pariaman pintu gerbang masuknya islam di Sumatera Barat. Sejak tahun 2019 kami telah membangun masjid terapung. Namun karena kondisi Covid-19 ini, pembangunan masjid terapung terhenti.


“Karena itu, kami sebagai juga meminta kepada Wapres RI, mudah-mudahan melalui Kementerian PUPR bisa ditambahkan anggaran untuk membangun masjid ini,” ulasnya.


Lebih lanjut, Wako Pariaman juga menambahkan bahwa dahulunya, Kota Pariaman adalah kota pelabuhan, namun sampai saat ini kami belum memiliki pelabuhan.


“Kami pemerintah kota telah membangun perencanaan pelabuhan dan kami juga meminta kepada Wapres RI agar bisa membangun pelabuhan di Kota Pariaman ini sehingga rute Pariaman-Mentawai bisa langsung karena selama ini melalui Padang”, sambungnya.


“Semoga dengan kedatangan Wapres RI ini bisa menjadi semangat untuk melakukan percepatan pembangunan di Kota Pariaman ini," pungkasnya.


Sementara itu, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin langsung menanggapi permintaan Walikota Pariaman agar Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR agar merespon permintaan Wako Genius Umar.


“Saya meminta kepada Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR, himbauan serta permintaan dari Walikota Pariaman, Genius Umar agar diperhatikan dan direspon," ungkapnya.


“Dan ini menjadi komitmen kita pemerintah pusat, namun itu hanya menunggu waktu yang harus disesuaikan. Mudah-mudahan apa yang disampaikan Walikota Pariaman untuk Kota Pariaman, sudah menjadi catatan dan perhatian dari pemerintah pusat. Dan insyaallah apabila allah menghendakinya itu pasti akan terjadi”, tutupnya mengakhiri.


(hms/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update