Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Antisipasi Pemudik, Pemko Payakumbuh Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat

Rabu, 05 Mei 2021 | 00:24 WIB Last Updated 2021-05-04T20:46:21Z
Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat di Payakumbuh.

MJNews.id - Dalam rangka pengamanan Lebaran (Idul Fitri) 1441 Hijriyah tahun ini, dilakukan rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral. Setelah sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 21 April 2021 lalu rapat ditingkat nasional, Rakor lintas sektoral lanjutan di lingkup wilayah kerja Polres Kota Payakumbuh, dalam rangka pelaksanaan operasi ketupat tahun 2021.


Rakor lintas sektoral lanjutan itu turut dihadiri dari Forkopimda, Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz, bersama jajaran kepala OPD, Dandim 0306/50 Kota yang diwakili Pasi Ops Pandani, Wakapolres Payakumbuh Jerry Syahrim dan Kasat Pol-PP Kabupaten 50 Kota Nasriyanto.


Rapat yang bertujuan untuk menyamakan persepsi dan juga menyamakan langkah di lapangan untuk mengamankan kebijakan pemerintah mengenai larangan mudik lebaran tahun 2021 itu, diawali mendengarkan penyampaian pemaparan Kapolres tentang persiapan pengamanan menyambut Idul fitri 1442 Hijriah serta pencegahan penularan wabah Covid-19 di Payakumbuh.


Wakil Walikota Erwin Yunaz, kepada wartawan, Selasa 4 Mei 2021, mengatakan, sejumlah langkah yang diambil Pem ko Payakumbuh dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat tentang larangan mudik. Hal itu juga sebagaimana tertuang dalam Adendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.


“Pertama, untuk Satgas Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh telah mengeluarkan Intruksi Walikota Nomor 54/SE/COVID-19/PYK/2021 tanggal 20 April 2021 tentang peningkatan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dalam rangka pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro. Dalam intruksi walikota itu, kepada seluruh warga Kota Payakumbuh dan masyarakat yang beraktivitas di Kota Payakumbuh agar melaksanakan dan mentaati instruksi walikota tentang penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban pada bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2021,” ujarnya.


Menurutnya, tentang pembebanan biaya bagi masyarakat yang terbukti mudik, tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 untuk Pengen dalian Penyebaran Covid-19. 


Dikatakan, belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, kenaikan data positif Covid-19 meningkat pascaliburan. Data terkonfirmasi positif Covid-19 meningkat 93 persen. Jangan sampai kasus seperti demikian terulang kembali. 


Sebelumnya, Kapolres Kota Payakumbuh, AKBP Alex Prawira, menyampaikan, bahwa kebijakan pelarangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah diimplementasikan oleh Polda Sumbar serta lintas sektoral untuk menekan laju penularan Covid-19.


“Larangan mudik Lebaran diperpanjang dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021 menjadi 22 April hingga 24 Mei 2021. Sebagaimana ketentuan dalam Addendum SE Nomor 13 Tahun 2021. Pemerintah mengambil kebijakan seperti ini, karena berkaca dari peristiwa lonjakan ataupun yang diistilahkan tsunami Covid-19 yang ada di India,” ucapnya.


Menurutnya, menindaklanjuti SE tersebut, Polri melakukan tindak penyekatan di perbatasan sejak 22 April hingga 5 Mei mendatang. Dimana bagi pengendara yang tidak mengantongi surat kesehatan dan persyaratan administrasi lain yang diminya, maka akan dilakukan putar balik kendaraannya.


(yud)


loading...



×
Berita Terbaru Update