Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
48.817 603 44.887 1.120
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pemkab Padang Pariaman Sepakati MoU Peluncuran Varietas Unggul Kelapa dengan Kementan

Selasa, 25 Mei 2021 | 23:25 WIB Last Updated 2021-05-26T12:54:42Z
Pemkab Padang Pariaman Sepakati MoU Peluncuran Varietas Unggul Kelapa dengan Kementan.

JAKARTA, MJNews.id - Bupati Padang Pariaman, menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Balai Penelitian Palma Kementrian Pertanian RI dan meluncurkan calon varietas unggul kelapa dalam dengan nama Karambie.


Suhatri Bur di Parit Malintang, Senin 24 Mei 2021, menyebutkan kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Padang Pariaman.


“Potensi tanaman kelapa yang tersebar di 17 Kecamatan mencapai 40.048 Ha. Potensi yang sangat besar. Potensi ini perlu kami garap, tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja,” ujarnya.


Pada hari ini akan dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) tentang penelitian dan pengembangan tanaman kelapa dan palma lainnya antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan Balai Penelitian Palma Manado untuk 5 tahun ke depan.


Menurutnya, setelah penelitian kelapa yang berasal dari Padang Sago memiliki tingkat produktifitas tinggi, bermutu serta memiliki khas tersendiri. Tentunya potensi ini akan ditindak lanjuti dengan mengikutkan sidang pelepasan varietas di Kementerian Pertanian yang akan diselenggarakan Oktober 2021.


“Mudah-mudahan perjalanan varietas kelapa yang akan dinamai kelapa dalam “Karambie Padang Pariaman” menuju salah satu varietas unggul baru tidak terkendala,” ujarnya.


Ia mengajak pihaknya menyosialisasikan kepada masyarakat sehingga kelapa dari Padang Pariaman dapat lebih unggul dan bernilai lebih tinggi sehingga ini juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat.


Sebelumnya, Kepala Balai Penelitian Palma Kementrian Pertanian RI, Ismail Maskromo mengatakan Balit Palma diberikan mandat untuk melaksanakan penelitian tanaman palma yakninya kelapa, sawit, sagu, aren, pinang, lontar, gewang dan nipah.


“Alasan dan manfaat pengusulan pelepasan calon varietas kelapa dalam Padang Pariaman memiliki karakterisitik spesifik, memiliki keunggulan sifat atau produksi, jumlah tanaman cukup banyak, sudah dikembangkan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, menyediakan sumber benih unggul untuk Indonesia, meningkatkan pendapatan petani pemilik varietas, sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Padang Pariaman, dan menjadi ikon Padang Pariaman.


(hms/sul) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update