Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Presiden Jokowi: Covid-19 Masih Ada, Jangan Lengah!

Senin, 03 Mei 2021 | 04:00 WIB Last Updated 2021-05-02T21:00:00Z
Presiden Joko Widodo.

MJNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada penularan Covid-19. Jokowi meminta masyarakat tidak lengah meskipun kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan.


“Pandemi Covid masih nyata ada di negara kita. Oleh sebab itu, kita harus tetap benar-benar waspada. Tetap tidak boleh lengah. Tidak boleh menyepelekan yang namanya Covid. Memang, kurva kasus Covid di Tanah Air sudah melandai sejak penerapan PPKM skala mikro dan dimulainya program vaksinasi,” kata Jokowi dalam video yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 2 Mei 2021.


Jokowi meminta masyarakat untuk tidak cepat berpuas diri dan merasa sudah aman. Kedisiplinan protokol kesehatan masih menjadi kunci.


“Memang, tren kesembuhan terus meningkat dan bahkan hari ini jumlah kasus aktif berada di 100 ribu orang. Kemudian ada penurunan kasus harian, tapi jangan dulu berpuas diri. Jangan optimisme berlebihan. Jangan merasa situasi sudah terkendali. Jangan merasa sudah aman. Belum. Upaya menekan kasus aktif ini harus terus dilakukan. Harus terus dilakukan. Dan sangat bergantung dengan kedisiplinan kita semua dalam menjalankan protokol kesehatan,” kata Jokowi seperti dikutip detikcom.


Jokowi menjelaskan protokol kesehatan harus tetap dijalankan oleh semua pihak. Termasuk juga mereka yang berada di zona merah hingga zona hijau.


“Iya, kita semua baik yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin. Baik yang berada di zona merah, zona oranye, zona kuning, dan zona hijau, harus tetap berdisiplin menjalankan prokes. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” imbuh Jokowi.


Lebaran Virtual

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan masyarakat untuk tidak mudik pada Lebaran tahun ini. Langkah tersebut untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.


Menurut Riza, Lebaran bisa dirayakan melalui virtual tanpa mengurangi maknanya. Hal tersebut Riza sampaikan saat berkunjung ke Mall of Indonesia (MOI), Jakarta Utara.


“Yang pulang kampung tadi pesen kita pertama, diminta tetap berada di Jakarta, tidak usah pulang kampung, Lebaran dapat dilakukan secara online, secara virtual dengan menggunakan media sosial, video call, tidak mengurangi subtansi dan makna,” katanya, Minggu 2 Mei 2021.


Dalam catatannya, Riza menjelaskan, terjadi peningkatan kasus Covid-19 dalam 5 kali liburan. Hal ini membuat pemerintah pusat maupun daerah untuk mengambil keputusan melarang mudik.


“Jadi kami minta tetap berada di Jakarta untuk memastikan bahwa tidak ada gerakan intensitas, mobilitas, interaksi yang dapat menimbulkan kerumunan pertamuan di kampung. Apalagi kalau di kampung kita ketemu orang tua, kakek, nenek, keluarga terdekat. Jangan sampai kita pulang ke kampung bukan membawa kebahagiaan, mau Lebaran mudik, tapi justru membawa virus,” paparnya.


Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar, Dia bilang, jika virusnya sudah hilang masyarakat dapat kembali ke kampung halaman.


“Untuk mohon seluruh warga bersabar nanti setelah betul-betul hilang Covid-nya kita bisa kembali ke kampung,” katanya.


(*/dtc)


loading...



×
Berita Terbaru Update