Tujuh Provinsi Ini Butuh Tambahan 20 Ribu Perawat
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tujuh Provinsi Ini Butuh Tambahan 20 Ribu Perawat

Rabu, 14 Juli 2021 | 12:00 WIB Last Updated 2021-07-14T05:03:11Z

Budi Gunadi Sadikin
Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA, MJNews.ID - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan belasan ribu perawat tambahan dibutuhkan dalam penanganan Corona di sejumlah provinsi. Sedangkan ribuan dokter bakal dipercepat proses administrasi internship atau magangnya.

“Kita sudah hitung, kita membutuhkan 16-20 ribu perawat tambahan di tujuh provinsi ini. Kita sudah petakan kira-kira perawat yang sudah lulus uji kompetensi yang sudah selesai sekolah tapi belum lulus uji kompetensi dan yang di tingkat akhir ada sekitar 19 ribu,” kata Budi dalam rapat Komisi IX DPR RI yang disiarkan akun YouTube DPR RI, Selasa 13 Juli 2021.

Tujuh provinsi yang butuh tambahan perawat itu adalah Bali, Banten, DIY, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kemenkes telah berkoordinasi dengan Kemendikbud agar perawat yang sedang tingkat akhir pendidikan bisa terjun langsung ke lapangan.

“Jadi saya sudah minta agar tim kami berbicara dengan Kemendikbud, sudah dilakukan pembicaraan agar kita bisa mengakselerasi teman-teman perawat bisa masuk ke lapangan. Dan kalau bisa, yang mereka lakukan dihitung sebagai kreditnya mereka karena mereka sudah praktik. Ini harusnya bisa dimasukkan sebagai salah satu parameter penilaian ketika mereka lulus,” ujarnya.

Lantas bagaimana dengan kebutuhan dokter di tengah pandemi Corona ini?

Menkes Budi mengatakan para calon dokter yang sedang internship akan dipercepat proses administrasinya.

“Selain perawat, kita membahas soal dokter. Untuk pertumbuhan 30 persenan, ini kita kekurangan 2.200-2.900 dokter. Kita mengamati, kira-kira berapa banyak dokter yang akan selesai internship dan ternyata akan ada 3.900 dokter yang akan selesai internship. Nah, ini akan kita percepat seluruh proses administrasinya sehingga mereka bisa masuk ke rumah sakit untuk bisa merawat pasien Covid,” imbuhnya yang dikutip detikcom.

(*/dtc)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update