Gubernur: Pedagang Kawasan Kelok Sembilan Bakal Ditata
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur: Pedagang Kawasan Kelok Sembilan Bakal Ditata

Selasa, 14 September 2021 | 09:00 WIB Last Updated 2021-09-14T02:00:00Z

Mahyeldi saat meninjau kawasan Kelok Sembilan
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau kawasan Kelok Sembilan, Senin 13 September 2021. (humas)

PADANG, MJNews.ID - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menegaskan, tidak akan merugikan masyarakat dalam upaya relokasi pedagang di kawasan Kelok Sembilan. Untuk itu pemerintah akan akomodir semua aspirasi pedagang dalam penempatannya di Rest Area nantinya.

Hal itu disampaikannya, dalam rencana penataan dan pembangunan rest area di Jembatan Kelok Sembilan.

Dikatakannya, penataan Kelok Sembilan dilakukan karena ada ketentuan tidak boleh ada kendaraan yang berhenti di sepanjang jalan kelok sembilan.

“Bangunan Kelok Sembilan merupakan aset negara, menjaga kemanfaatan, keindahan menjadi tanggungjawab bersama pemerintah dan masyarakat. Dan bagi Sumbar Kelok Sembilan telah menjadi salah satu ikon wisata Sumbar di kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Mahyeldi saat meninjau kawasan Kelok Sembilan, Senin 13 September 2021.

Mahyeldi menyambut dengan baik, para pedagang mau pindah ke lokasi Rest Area yang disiapkan, sehingga tentu semua akan memberikan percepatan penataan dan pengelolaan Kelok Sembilan ini.

“Para pedagang telah memahami maksud tujuan penataan Kelok Sembilan. Karena itu kita akan maksimalkan pembangunan Rest Area secepatnya yang juga dibarengi dengan kelengkapan fasilitas wisata nantinya yang dikelola pemerintah bersama masyarakat nagari,” ujarnya.

Ditegaskannya, penataan dan pengelolaan Kelok Sembilan tidak ada niat untuk menyengsarakan kehidupan masyarakat, malahan sebaliknya ingin meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dan menjaga aset negara.

“Kita berharap apa-apa yang telah dirapatkan OPD terkait dengan masyarakat ada MoU kesepakatan sehingga ini memberi kebaikan dalam pelaksanaan nantinya,” pintanya.

Mahyeldi juga mengatakan perlu juga dibangun sebuah tempat museum yang berisikan sejarah, aktifitas dan tokoh-tokoh di balik pelaksanaan pembangunan Kelok Sembilan ini.

Sementara itu Bupati Lima puluh Kota Syafaruddin dalam kesempatan itu juga menyampaikan, Pemkab Limapuluh Kota mendukung pelaksanaan penataan Kelok Sembilan bahagian dari penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Mulai kebersihannya sehingga menjadi rapi, sehingga Kelok Sembilan benar-benar dijadikan icon untuk Sumatera Barat,” ujarnya.

Kadis Pariwisata kabupaten Limapuluh Kota Ningsih juga mengatakan terkait dengan dilakukan penataan di Kelok Sembilan, pembangunan Rest Area disediakan lahan parkir kendaraan para pengunjung.

“Jadi di rest area itu dibangun dengan berbagai fasilitas, tempat berjualan, parkir, ada tempat beribadah dan lain-lain. Walaupun berjarak lebih kurang 3 Km nantinya akan ada aktifitas pengelolaan transportasi wisata Kelok Sembilan yang dapat dikelola masyarakat setempat,” katanya.

(Adpim Sumbar)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update