Gubernur Sumbar Tinjau Bekas Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi
×

Adsense

Adsense Mobile

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 26 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.140 1.401 85.625 2.114
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Sumbar Tinjau Bekas Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi

Minggu, 12 September 2021 | 21:00 WIB Last Updated 2021-09-12T16:53:42Z

Mahyeldi Tinjau Bekas Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Tinjau Bekas Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi. (humas)

BUKITTINGGI, MJNews.ID - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi meninjau bekas kebakaran yang menghanguskan 300 kios dan lapak pedagang di Pasar Bawah Bukittinggi dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 2 miliar.

"Kita mendapat informasi bahwa antara pedagang dan Pemkot Bukittinggi sudah ada komunikasi dan beberapa kesepakatan. Inilah yang penting. Kalau pedagang ada ganjalan, segera sampaikan," katanya di Pasar Bawah Bukittinggi, Minggu 12 September 2021.

Gubernur meyakini Pemkot Bukittinggi telah mengambil langkah-langkah untuk menanggulangi bencana tersebut dengan tetap mempertimbangkan kepentingan pedagang.

"Nanti kita lihat apa yang bisa dibantu oleh Pemprov Sumbar akan segera kita koordinasikan," ujarnya.

Ia meminta agar pedagang tabah menerima cobaan tersebut dan tetap menjaga suasana kondusif agar perbaikan segera bisa dilaksanakan.

Salah seorang pedagang, Amrizal (60) berterima kasih atas kunjungan gubernur yang memberikan dukungan moril kepada pedagang.

"Kami berharap Pemprov Sumbar dan Pemkot Bukittinggi bisa membantu agar kami kembali bisa berdagang secepatnya," ujarnya.

Amrizal menyebut khusus untuk kios miliknya, kerugian yang diderita mencapai Rp200 juta lebih karena selain kios, barang dagangannya juga ludes terbakar.

Kebakaran hebat yang menghanguskan sekitar 300 kios dan lapak pedagang Pasar Bawah Bukittinggi itu terjadi Sabtu (11/9/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Pedagang yang telah pulang ke rumah masing-masing tidak sempat menyelamatkan barang dagangannya sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

(Adpim Sumbar)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update