Pasien ODGJ Dievakuasi ke RSUD Citro Wardoyo Purworejo Tanpa Perlawanan
×

Adsense

Adsense Mobile

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 26 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.140 1.401 85.625 2.114
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pasien ODGJ Dievakuasi ke RSUD Citro Wardoyo Purworejo Tanpa Perlawanan

Kamis, 02 September 2021 | 02:00 WIB Last Updated 2021-09-02T05:10:53Z

Pasien ODGJ Dievakuasi ke RSUD Citro Wardoyo Purworejo
Pasien ODGJ Dievakuasi ke RSUD Citro Wardoyo Purworejo.

Purworejo, MJNews.ID - Warga Desa Pucang RT 01 RW 02 Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang bernama Latif Arbani mengalami gangguan jiwa dan akhir-akhir ini tingkah laku dan suaranya membuat resah tetangga.

Takut akan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, pada Selasa 31 Agustus 2021, pihak keluarga dan Pemerintah Desa meminta bantuan Polsek Bayan dan Puskesmas Bayan untuk membantu mengevakuasi Latif Arbani ke rumah sakit guna mendapatkan perwatan dan pengobatan.

Dijelaskan bahwa saat kambuh kelakuannya seperti orang yang kerasukan makhluk halus, membuat tetangga dan warga sekitar tempat tinggalnya merasa resah dan takut.

Pihak keluarga sudah maksimal berupaya dan membawa berobat ke mana saja, bahkan ke psikiater dan RSJ pun sudah pernah ditempuh, tetapi belum sembuh juga.

Aiptu Sukardi dan dua anggotanya didampingi petugas Puskesmas Bayan Sri Hartati berkoordinasi dengan Kepala Desa Pucang Agung, Sugito berhasil membujuk dan membawa pasien ODGJ ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Citro Wardoyo Purworejo guna mendapatkan penanganan secara medis.

Aiptu Sukardi menjelaskan bahwa dalam proses evakuasi berlangsung dengan baik dan aman, tidak ada perlawanan dari Pasien.

"Kami menggunakan cara yang humanis untuk membujuknya," ungkapnya.

Sementara petugas kesehatan menyampaikan terima kasih kepada petugas Polsek Bayan yang telah membantu evakuasi dengan baik lancar dan aman.

"Semoga setelah mendapat perawatan di rumah sakit bisa sembuh dan hidup normal kembali di masyarakat," harapnya.

"Penyakit ini insya Allah bisa disembuhkan dengan obat-obatan dari medis. Tak kalah pentingnya adalah peran keluarga dalam melayani dan memotivasi pasien," terangnya.

(fix)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update