BINDA Jateng Selenggarakan Vaksinasi Massal Door to Door di Purworejo
×

Adsense

Adsense Mobile

BINDA Jateng Selenggarakan Vaksinasi Massal Door to Door di Purworejo

Jumat, 29 Oktober 2021 | 05:00 WIB Last Updated 2021-10-28T22:00:05Z

loading...
BINDA Jateng Selenggarakan Vaksinasi Massal Door to Door di Purworejo
BINDA Jateng Selenggarakan Vaksinasi Massal Door to Door di Purworejo.

PURWOREJO, MJNews.id - Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jawa Tengah (Jateng) kembali menyelenggarakan vaksinasi massal bagi Pelajar, Santri dan Masyarakat secara door to door di 6 wilayah yang tersebar di Kabupaten Purworejo. Vaksinasi ini, merupakan bentuk komitmen BIN dalam mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan program vaksinasi Covid-19. 

Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jateng, Brigjen TNI Sondi Siswanto, S.H, M.M menyebut, sebanyak 5.500 dosis vaksin jenis Sinovac disiapkan oleh BINDA Jateng untuk pelaksanakan vaksinasi di 6 lokasi di wilayah Kabupaten Purworejo.

Vaksinasi pelajar dan santri dilaksanakan di Ponpes Nuril Anwar  Purworejo dan MTsN 1 Purworejo, sementara vaksinasi door to door, pada kesempatan kali ini menyasar daerah yang cukup sulit dijangkau di wilayah Kecamatan Kaligesing yaitu yaitu Desa Somongari, Desa Ngadirejo, Desa Ngaran dan Desa Kaligono.

"Untuk pelaksanaan vaksin masyarakat umum kita lakukan dor to Dor, kita jemput bola agar tidak menimbulkan kerumunan masa sehingga tidak menimbulkan klaster baru," kata Sondi saat meninjau lokasi vaksinasi di MTsN 1 Purworejo pada Kamis 28 Oktober 2021.

Pihaknya menambahkan perlu diketahui bahwa di Kecamatan Kaligesing merupakan salah satu wilayah di Purworejo dengan kontur pegunungan dan jalan yang cukup terjal dan menantang sehingga perlu dilakukan door to door untuk mendorong capaian vaksinasi tingkat kabupaten yang saat ini belum mencapai 50 persen.

Dengan adanya program vaksinasi ini, memberikan harapan besar kepada pelajar/santi untuk terlaksananya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang selama ini terkendala karena kebijakan PPKM. 

"Tidak hanya di Purworejo, sebanyak 35 kabupaten dan kota di Jawa tengah akan kita lakukan vaksinasi namun Kita prioritaskan yang capaian vaksinasinya masih rendah," katanya. 

Program vaksinasi door to door, merupakan terobosan yang dilakukan oleh Kepala BIN Bapak Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. dalam upaya memudahkan masyarakat mengakses vaksin terutama daerah yang sulit dijangkau, hal tersebut menjadi pertimbangan BINDA Jateng memilih wilayah Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo.

Dengan vaksinasi door to door, maka potensi kerumunan di pusat-pusat vaksinasi dapat diminimalisir sehingga lebih aman dari kerumunan, disamping sistem door to door juga terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi. 

"Kendati demikian, seluruh pihak diminta untuk tidak lengah dengan kondisi ini, dan tetap meningkatkan protokol kesehatan. Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga diperlukan manajemen pengawasan yang ketat sehingga tidak menjadi cluster penyebaran baru," katanya. 

Vaksinasi Covid-19 ini merupakan akselerasi dari BIN mendukung program pemerintah untuk tercapainya target Herd Immunity atau kekebalan kelompok pada akhir 2021. Meskipun Pelajar, Santri dan Masyarakat telah melaksanakan vaksinasi, pihak penyelenggara dalam hal ini Badan Intelijen Daerah (BINDA) Jateng tetap mengharapkan kepada pelajar santri dan masyarakat, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker dan rajin mencuci tangan ketika beraktivitas.  

Sementara itu Dr. Sudarmi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo menyebut bahwa capaian vaksinasi di Purworejo sudah mencapai hampir 50 persen dan diperkirakan minggu-minggu depan Purworejo sudah tercapai.

Pihaknya mengaku bahwa salah satu indikator Kabupaten Purworejo belum masih di Level tiga adalah capaian vaksinnya yang belum mencapai 50 persen. Oleh karena itu, pihaknya juga menggeber capaian vaksin di Purworejo salah satunya bekerja sama dengan BIN yang saat ini dilakukan. 

"Sampai kemarin sore, Minggu depan sudah bisa tercapai, untuk tingkat pelajar sendiri sudah 80 persen," katanya.

(KJ)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update