Unand Laksanakan Kuliah Tatap Muka Terbatas Mulai 1 November
×

Adsense

Adsense Mobile

Unand Laksanakan Kuliah Tatap Muka Terbatas Mulai 1 November

Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:00 WIB Last Updated 2021-10-06T09:40:51Z



Rektorat Unand kampus Limau Manis
Rektorat Unand kampus Limau Manis.

PADANG, MJNews.ID - Universitas Andalas melaksanakan kuliah tatap muka secara terbatas pada semester ganjil tahun akademik 2021-2022, dimulai 1 November mendatang.

Rektor Yuliandri mengatakan, kuliah tatap muka terbatas itu diberlakukan bagi mahasiswa semester III atau mahasiswa tahun dua, serta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing fakultas.

“Prioritas utama dalam menetapkan kebijakan penyelenggaraan proses pembelajaran di perguruan tinggi pada masa pandemi covid-19 yaitu menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat,” katanya, dikutip dari laman resmi Unand, Selasa 5 Oktober 2021.

Unand telah mengeluarkan Peraturan Rektor nomor 18/2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 Pada Masa Pandemi covid-19.

Ketentuan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas bagi dosen dan analis, teknisi laboratorium, bengkel, studio yaitu tidak memiliki penyakit bawaan tertentu atau komorbid atau tidak termasuk lanjut usia (60 tahun ke atas).

Dalam ketentuan itu, semua sivitas akademika dan tenaga kependidikan wajib menjalani protokol kesehatan secara ketat yaitu mematuhi gerakan 6M dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilisasi, dan menghindari makan bersama.

Yuliandri menekankan dalam penyelenggaraan kuliah tatap muka terbatas harus melaporkan penyelenggaraan pembelajaran kepada satuan tugas penanganan covid-19 secara berkala, serta melakukan testing dan tracing secara berkala.

“Sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang melakukan aktivitas di kampus harus dalam keadaan sehat, dan sudah mendapatkan vaksinasi,” katanya.

Bagi yang belum divaksin, imbuhnya, harus membuat surat pernyataan yang berisi keterangan bahwa yang bersangkutan belum mendapatkan kuota vaksinasi atau tidak bisa divaksinasi karena alasan tertentu (memiliki komorbid).

Mahasiswa harus mendapatkan izin orang tua, dibuktikan dengan surat pernyataan, link sertifikat vaksin dan persetujuan orangtua mahasiswa harus diupload melalui laman http://unand.net/vaksin-mhs.

(***)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update