Wakil Ketua DPRD Pasbar, Endra Yama Putra Apresiasi Pemda

Endra Yama Putra bersama istri
Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Endra Yama Putra bersama istri.

PASBAR, MJNEWS.ID – Momen HUT Kabupaten Pasaman Barat ke-18, Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Endra Yama Putra apresiasi pemerintah daerah atas kinerja dan capaian yang  diperoleh dalam melaksanakan roda pemerintahan dan kebijikan strategis sehingga Pasaman Barat berkembang, bahkan sudah mampu sejajar dengan kabupaten kota lain yang sudah lebih dahulu maju. 

“Perjuangan para pemimpin dan tokoh-tokoh Pasaman Barat terdahulu tidak pernah sia-sia. Tujuh Januari 2004 bumi Tuah Basamo mekar, sekarang sudah mencapai kemajuan yang cukup siginifikan. Ini pantas kita apresiasi dan mengisi lembaran sejarah panjang lahirnya Pasaman Barat,” kata Endra Yama Putra di kantornya, Minggu (9/1/2022).

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan, hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat yang ke-18 tahun 2022 ini tentunya menjadi hari ulang tahun yang membawa harapan besar bagi warga masyarakat yang di kenal dengan Tuah Basamo. Kepemimpinan  Bupati Hamsuardi dan Wakil Bupati Risnawanto, masyarakat mengharapkan kebijakan yang menyentuh masyarat hingga lapisan bawah. 

Baca Juga  DPR Desak BPOM dan BNN Hentikan Peredaran Vape Liquid

“Selamat hari ulang tahun untuk Kabupaten Pasaman Barat ke-18. Semoga Kabupaten Pasaman Barat kedepan lebih indah, lebih bersih, lebih nyaman, lebih maju, lebih baik lagi dalam segi pelayanan kepada masyarakatnya serta lebih toleran dalam kerukunan umat beragama. Pasaman Barat juga kedepan semakin gemilang,”  harapnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) melalui Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Devi Kurnia, menekankan untuk bergandengan tangan dalam pembangunan. Selain itu, Ia juga menyampaikan beberapa persoalan pembangunan yang telah dicapai oleh Pasbar dan langkah yang akan di lakukan ke depan.

“Pada saat ini kita berada dalam kondisi pelaksanaan Tatanan Kehidupan New Normal. Pada saat yang bersamaan kita harus bergerak cepat melakukan pemulihan ekonomi dengan melakukan pendekatan dan trobosan pada sektor yang terdampak Covid-19. Saya yakin dan percaya Pemerintah Daerah Pasaman Barat bersama dengan DPRD, Forkopimda, OPD serta dukungan segenap lapisan masyarakat akan mampu menjawab seluruh tantangan tersebut,” kata Devi Kunia.

Baca Juga  Syech Fadhil Jenguk Abu Tumin yang Sedang Berobat di Malaysia

Pembangunan daerah saat ini memang mengalami berbagai kendala, namun penyelamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama meskipun pertemuan fisik antar masyarakat dibatasi namun solidaritas semakin berkembang.

Kabupaten Pasbar, kata Devi Kurnia, sejatinya merupakan implementasi nyata dari pemberlakuan otonomi daerah di Indonesia. Kabupaten ini memekarkan diri dengan payung hukum Undang-undang Nomor 38 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat di Propinsi Sumatera Barat dan mulai efektif terhitung pada tanggal 7 Januari 2004.

(ded)