Belasan Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan di Tanah Datar
×

Adsense

Adsense Mobile

Belasan Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan di Tanah Datar

Senin, 25 Juli 2022 | 12.00 WIB Last Updated 2022-07-25T05:49:22Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Tersangka Pencabulan Belasan Anak di Bawah Umur
ZH, Tersangka Pencabulan Belasan Anak di Bawah Umur. (f/humas polres)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Jajaran Satuan Reskrim Polres Padang Panjang menangkap satu orang pelaku pencabulan anak di bawah umur di Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aia Angek, Kecamatan X Koto pada Rabu 20 Juli 2022. Pelaku berinisial ZH, 58 tahun.

Penangkapan terhadap pelaku ZH tersebut di lakukan pada pukul 10.00 WIB di Jorong Kayu Tanduak, berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/B/156/VII/2022/SPKT Polres Padang Panjang, tgl 20 Juli 2022 tentang dugaan tindak pidana Pencabulan yang beralamat di Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aia Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Menurut keterangan pelapor, yang merupakan orang tua korban (pgl bunga) bahwa pada Selasa 19 Juli 2022, sang anak mengadukan kepada orang tuanya bahwa korban beserta tiga orang temannya mendapatkan perlakuan cabul oleh guru mengajinya (ZH) yakni dengan cara memegang bagian payudara dan bagian alat kelaminnya. Sontak itu membuat pelapor sebagai orang tua merasa marah, setelah menemui Wali Jorong Dan Ketua Pemuda setempat Pelapor langsung menuju Polres Padang Panjang untuk melaporkan perbuatan pelaku ZH.

Saat diminta keterangan pelaku ZH, yang juga merupakan mantan ASN ini mengakui semua perbuatannya. Peritiwa tersebut dilakukan di rumah ZH yang mana tempat TPA dan mengajar mengaji anak-anak tersebut. ZH mengatakan sudah melakukan hal ini semenjak satu tahun lalu (bukan pelapor) tetapi dengan korban yang lain dan dalam melancarkan aksinya ZH kerap kali dengan cara meraba-raba bagian payudara dan bagian kelamin (kemaluan) korban.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Donny Bramanto, S.I.K melalui Kasat Reskrim IPTU Istiqlal menerangkan, di samping korban pelapor beserta tiga orang teman temannya, pelaku HZ juga melakukan hal seperti ini kepada tujuh anak-anak lainnya yang data-data korban sudah ada pada kami.

"Jadi total ada 11 korban," ucap “Istiqlal”.

"Kami akan segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada seluruh korban," ucap Iptu Istiqlal yang lebih kurang 2 minggu lalu menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polres Padang Panjang.

Kini ZH telah mendekam di ruang tahanan polres padang panjang untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.

(hms/eds)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update