Peringati HANI 2022, Ini Ajakan Kepala BNNK Solok
×

Adsense

Adsense Mobile

Peringati HANI 2022, Ini Ajakan Kepala BNNK Solok

Jumat, 15 Juli 2022 | 16.23 WIB Last Updated 2022-07-15T09:23:23Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

AKBP Saifuddin Anshori
Kepala BNNK Solok, AKBP. Saifuddin Anshori. (f/ist)

Solok, Mjnews.id - Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022, Kepala BNNK Solok, AKBP. Saifuddin Anshori, S.IK pada puncak Hari Anti Narkotika Internasional di Halaman Kantor Perpustakaan Kabupaten Solok, Rabu 13 Juli 2022, mengajak seluruh elemen bangsa secara bahu-membahu memerangi narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

Saifuddin menyampaikan untuk mengurangi, bahkan menghilangkan narkoba harus ada tekad kuat bersama-sama, baik antara pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat. Karena, dampak dari narkoba sudah dirasakan. Yakni, bisa menghancurkan siapa pun, keluarga, bangsa dan negara.

Kepala BNNP Sumatera Barat, diwakili Kasi Rehabilitasi Josra Maidi, ST membacakan arahan dari Kepala BNNP Sumbar, bahwa  Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2022 bertemakan "Kerja cepat, Kerja Hebat berantas Narkoba menuju Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar) dan juga dalam rangka implementasi Inpres nomor 2 Tahun 2022 tentang rencana aksi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor (P4GN) tahun 2020.

Katanya, hal ini sebagai perwujudan langkah strategis dari strategi "Soft Power Approach" yaitu berupa aktivitas pencegahan, agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba. Juga upaya melakukan rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalahgunaan narkoba secara masif.

"Tantangan ke depan, permasalahan ini bukan permasalah BNN,tapi adalah permasalahan kita semua," ujarnya lagi.

Bundo Kanduang Nagari Salayo, berharap Kabupaten Solok dan Bundo Kanduang Kota Solok, kepada pemerintah agar pemberantasan narkoba dilakukan dengan pendekatan secara adat. Artinya, di Minangkabau mempunyai Filosofi, Adat Basandi Syarak, Syaral Basandi Kitabbullah.

"Maka sudah saatnya filosofi tersebut kita jadikan pedoman dalam memberantas penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra menyampaikan bahwa saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Maka dari itu, selaku pimpinan DPRD mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat beserta Pemerintah Kabupaten Solok, mari nyatakan sikap untuk perang dengan narkotika.

Dodi Hendra menegaskan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada pemerintah Kabupaten Solok, DPRD akan berkoordinasi dengan bupati agar dilakukan tes urine kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Solok, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh pegawai.

"Alhamdulilah, saya sudah diperiksa urinenya, positif tidak menggunakan narkotika dan zat adiktif," katanya.

Tampak hadir dalam acara tersebut Walikota Solok, H. Zul Elfian Umar, diwakili Kepala Kantor Kesbangpol, Hendrizal, Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol. Drs. Khasril Arifin diwakili Koordinator Rehabilitasi dan P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) Josra Maidi, ST, Ketua DPRD Kota Solok, Hj. Nurnisma, SH, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra, Dandim 0309/Solok Letkol Arm Hendrik Setiawan, SE., Pengadilan Negeri Solok, Kejaksaan Negeri Solok dan tamu lainnya.

(sis)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update