Dukung Stabilisasi Harga Telur Ayam Ras, Mendag Hadiri Operasi Pasar Bapanas
×

Adsense

Adsense Mobile

Dukung Stabilisasi Harga Telur Ayam Ras, Mendag Hadiri Operasi Pasar Bapanas

Sabtu, 03 September 2022 | 02.00 WIB Last Updated 2022-09-03T10:37:54Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Mendag Hadiri Operasi Pasar Bapanas
Mendag Hadiri Operasi Pasar Bapanas. (f/kemendag)

Jakarta, Mjnews.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menstabilkan harga telur ayam ras.

Mendag juga mengungkapkan, upaya-upaya bersama memastikan harga telur ayam segera terkendali dan dapat dijangkau masyarakat luas menjadi hal yang utama.

Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat mengunjungi Bazar Pangan Murah/Operasi Pasar Telur Ayam Ras yang digelar Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Pasar Minggu, Jakarta pada Jumat  2 September 2022.

“Upaya-upaya bersama untuk menstabilkan harga telur ayam seperti yang dilakukan Bapanas, dibantu kawan-kawan pelaku usaha dan peternak, perlu dilakukan. Hal ini untuk memastikan keterjangkauan harga telur ayam di masyarakat,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifi Hasan juga mendukung penuh upaya Bapanas merancang regulasi dan tata kelola pangan. Sehingga, ketersediaan stok dan harga bagi masyarakat dapat lebih terjamin. 

“Saya dukung penuh agar kita memiliki stok yang kuat,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyampaikan, pada 1—5 September 2022, Bapanas akan menggelar operasi pasar telur ayam ras di titik titik di Jakarta, yaitu Pasar Minggu, Pasar Cijantung, Pasar Inpres Bata Putih Kebayoran Lama, Pasar Kebayoran Lama, dan Pasar Sayur Cipulir.

Telur pada operasi pasar tersebut didistribusikan dengan harga jual sebesar Rp27.000/kg di tingkat konsumen. Harga tersebut telah sesuai dengan harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen.

“Upaya ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menstabilkan pasokan dan harga telur, serta menjaga keseimbangan baru di tingkat produsen dan konsumen. Di satu sisi, kita membantu para peternak agar produksinya terserap oleh pasar. Di sisi lain, kita juga mengakomodasi kepentingan konsumen serta masyarakat untuk mendapatkan harga yang wajar,” kata Arief.

(Eki)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update