Wako Padang Panjang Berharap Agenda Besar Diselenggarakan di Islamic Centre
×

Adsense

Adsense Mobile

Wako Padang Panjang Berharap Agenda Besar Diselenggarakan di Islamic Centre

Minggu, 11 September 2022 | 12.30 WIB Last Updated 2022-09-11T11:47:21Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Fadly Amran pimpin rapat bersama Badan Pengelola Islamic Center
Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran pimpin rapat bersama Badan Pengelola Islamic Center, Sabtu (10/9/2022). (f/kominfo)

PADANG PANJANG, Mjnews.id - Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano berharap tahun depan banyak agenda besar yang bisa diselenggarakan di Islamic Center.

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat bersama Badan Pengelola Islamic Center (BPIC), Sabtu (10/9/2022) malam di Rumah Dinas Wali Kota. Turut hadir Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si yang juga dihadiri OPD terkait.

"Kita ingin Islamic Center ini menjadi wadah tempat berbagai organisasi keagamaan berkegiatan. Kita juga ingin, tahun depan akan banyak agenda besar digelar di sini," harapnya seraya menyebutkan pada 2023 akan dilakukan pembenahan di taman depan Islamic Center agar terlihat semakin bagus. 

Wako Fadly juga menyampaikan apresiasi atas kinerja dan penyelenggaraan program pada BPIC. Dirinya berharap, program di BPIC ini dapat terinformasikan secara luas kepada masyarakat, tidak hanya di Padang Panjang tetapi di Provinsi Sumatera Barat.

"Prioritas saat ini adalah masalah air di MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus). Perlu solusi jangka panjang untuk menjaga masalah air agar tidak terjadi hambatan," ucapnya.

Sekdako Sonny menambahkan, perlu berbagai inovasi untuk menjadikan Islamic Center menarik bagi banyak orang.

"Kita akan terus berupaya mendukung berbagai program BPIC agar Islamic Center berkembang dan mengalami peningkatan di berbagai bidang," ujarnya.

Ketua BPIC, Ir. Nasrul Yahya bersyukur Islamic Center terus mengalami perkembangan. Dikatakannya, beberapa program BPIC sejauh ini telah berjalan dengan baik.

"Kita juga telah beberapa kali adakan bimtek dan pelatihan bahasa arab dasar. Sementara itu, di bidang pemeliharaan, kita sudah tambahkan satu lagi sumur bor untuk mensuplai air bersih. Alhamdulillah pada saat acara BKMT tingkat Provinsi Sumatera Barat bulan lalu yang jemaahnya sangat luar biasa, persoalan air dapat teratasi," ungkapnya.

Terkait anggaran, pihaknya sudah belanjakan dana umat sebesar Rp66 juta pada triwulan I ini. kemudian Rp81 juta anggaran di bidang pemeliharaan, di bidang kemakmuran Rp28 juta dan di sekretariat Rp44 juta lebih sampai akhir Agustus ini.

"Saat ini kita telah masuk perencanaan 2023. Menyusun jadwal imam dan penceramah, termasuk untuk Ramadhan 1444 H nanti. Kita sudah menyusun program sedemikian rupa. Untuk mewujudkannya, tentu perlu dukungan anggaran dari Pemko. Kita juga berharap, ada penambahan personel di bagian sekretariat untuk mendukung kinerja di BPIC saat ini," jelasnya.

Sementara itu Kabag Kesra Setdako, Erwina Agreni, M.Si menyebutkan, dana dari APBD Padang Panjang untuk Islamic Center di 2022 sebesar Rp1,15 miliar. Dengan rincian, sekitar Rp750 juta dari Kesra untuk operasional BPIC dan kegiatan pelatihan. Dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rp300 juta untuk pemeliharaan. 

"Sebelumnya PUPR juga sudah melakukan pengecatan ulang dengan anggaran sekitar Rp100 jutaan," ungkapnya.

(and/arb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

×
Berita Terbaru Update