Desainer Agam Nadia Hidayani Ikut Lomba Daily Muslim Wear Design Contes

Desainer-Nadia-Hidayani
Desainer asal Kabupaten Agam, Nadia Hidayani Ikut Lomba Daily Muslim Wear Design Contes. (f/amc)

Padang, Mjnews.id – Desainer Nadia Hidayani asal Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam mengikuti lomba Daily Muslim Wear Design Contes yang dilaksanakan di The Axana Hotel Padang, Rabu (19/10/2022).

Kegiatan yang diprakasai oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Barat bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat dengan tema “Dekranasda Sumbar Present” mengangkat busana baju muslimah yang sesuai dengan kaedah keluhuran budaya Minangkabau.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlombaan desain busana muslimah ini diikuti sebanyak 17 orang peserta dari kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Nadia Hidayani mengatakan, lomba kali ini Kabupaten Agam mengangkat tema busana “Gadih Minang Pai Bamain” dengan menggunakan bahan batik tulis minang yang dipadukan dengan tenun lurik silungkang.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Peringkat Ketiga MCP dari KPK

“Busana ini kita tambahkan sulaman motif kapalo samek yang merupakan ciri khas Kabupaten Agam,” kata Nadia.

Ketua Dekranasda Kabupaten Agam, Ny Yenni Andri Warman mengatakan, utus Nadia Hidayani ke lomba desain busana muslim Dekranasda Sumatera Barat, jadi ajang berinteraksi serta bersosialisasi dalam semangat kompetisi yang sehat serta dalam upaya membina dan mengembangkan bakat dan potensi perajin Sumatera Barat, khususnya di bidang desain fashion.

Ajang ini, tambah, Ny Yenni diharapkan bisa menjadi inspirasi sekaligus menumbuhkan motivasi di kalangan masyarakat perajin agar dapat menggali dan meningkatkan kreativitasnya khususnya di Kabupaten Agam.

Selain itu, Ketua Dekranasda Sumbar, Ny Harneli Mahyeldi menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat busana baju muslimah yang sesuai dengan kaedah keluhuran budaya Minangkabau.

Baca Juga  Pandemi, Warga Lubuk Basung Ini Lirik Usaha Bebek Petelur

“Desain baju yang dilombakan menggunakan bahan dan motif khas dari daerah masing-masing peserta lomba,” katanya.

Sebagai lembaga pembina kerajinan dan mitra pemerintah, tambah Ny Harneli Dekranasda Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten/kota di Sumatera Barat terus berkiprah dalam membina pengrajin dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan teknis, lomba dan pergelaran fashion produk khas Sumatera Barat, seperti sulaman, bordiran, songket, pameran lokal, nasional dan internasional, dan juga kewirausahaan.

“Semua ini adalah bentuk upaya pelestarian dan pengembangan produk kerajinan berbasis budaya lokal dan daerah,” ucapnya.

(amc/jef)