Kades Karanggetas Klarifikasi Pemberitaan Media Terkait Potongan BLT Dana Desa
×

Adsense

Adsense Mobile

Kades Karanggetas Klarifikasi Pemberitaan Media Terkait Potongan BLT Dana Desa

Selasa, 04 Oktober 2022 | 21.15 WIB Last Updated 2022-10-04T14:21:14Z

Advertisement

Advertisement

Wagiyono berikan klarifikasi pemberitaan media terkait potongan BLT Dana Desa
Kades Karanggetas, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Wagiyono (tengah) berikan klarifikasi pemberitaan media terkait potongan BLT Dana Desa. (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id - Dengan beredarnya berita tentang dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Desa Karanggetas Kecamatan Pituruh oleh Perangkat Desa tidak benar. Hal itu Disampaikan oleh Kepala Desa Karanggetas, Wagiyono kepada awak media di Ruang Balai Desa setempat, Selasa (4/10/2022).

Tono menunjukkan bukti berita acara dan pernyataan tidak adanya pungutan liar yang ditandatangani oleh BPD Karanggetas, dikuatkan dengan daftar hadir peserta musyawarah yang dihadiri Pemerintah Kecamatan Pituruh, Kapolsek Pituruh dan Pendamping desa Karanggetas Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Dalam surat pernyatan tersebut tertulis bahwa bantuan BLT DD Karanggetas telah diterima secara utuh senilai 900 ribu rupiah oleh setiap KPM. Kemudian ada infaq seikhlasnya guna pembangunan Mushalla.

“Saya menerima uang senilai 900 ribu rupiah yang bersumber dari BLT DD. Adapun uang yang saya berikan kepada perangkat desa merupakan infaq untuk pembangunan Mushalla merupakan keikhlasan saya,” kata salah satu KPM BLT DD Desa Karanggetas, Kecamatan Pituruh, yang tidak mau di sebut namanya.

Sementara itu, Wagiyono yang akrab disapa Tono, awalnya mengaku kecewa lantaran ada berita dugaan pemotongan BLT DD oleh perangkat desa, namun setelah diklarifikasi terhadap keduanya itu merupakan miskomunikasi saja.

“Saya, BPD dan perangkat desa sudah memberikan klarifikasi terkait berita tersebut ke pihak Kecamatan, Polsek dan Pendamping Desa dan Alhamdulilah semua pihak mengerti karena sebenarnya tidak ada potongan apa pun di BLT DD Karanggetas,” tegas Tono.

Selanjutnya, kata Tono, permasalahan yang menimpa Desa Karanggetas bisa menjadi bahan pembelajaran buat kami Pemdes dan perangkat desa lainnya.

“Semoga dengan permasalahan ini meskipun miskomunikasi dijadikan bahan evaluasi dan pembelajaran buat kita semua,” tandasnya.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update