Kunker ke Kepri, Ini Arahan Jaksa Agung RI kepada Pejabat Kejaksaan
×

Adsense

Adsense Mobile

Kunker ke Kepri, Ini Arahan Jaksa Agung RI kepada Pejabat Kejaksaan

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 03.00 WIB Last Updated 2022-10-07T20:00:00Z

Advertisement

Advertisement

ST Burhanuddin Kunker ke Kejati Kepulauan Riau
Kunjungan Kerja Jaksa Agung RI, ST. Burhanuddin ke Kejati Kepulauan Riau. (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanuddin dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan pengarahan kepada puluhan Pejabat Struktural Eselon 2 sampai 4 se wilayah Kerja Kejaksaan Tinggi Kepri di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Kantor Kejati Kepri, Jum'at (07/10/2022). 

Jaksa Agung mendarat di Batam pada hari Rabu (05/10) lalu disambut langsung Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad. Pengarahan di Kantor Kejati Kepri ini merupakan agenda puncak setelah sebelumnya Jaksa Agung menginspeksi Kejari Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. 

Jaksa Agung Burhanuddin dalam Arahnya mengajak seluruh jajaran Kejati Kepri untuk mempertahankan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan dapat merupakan langkah awal.

"Tolong pertahankan. Jangan sampai ada titik noda yang mencederai. Jangan sampai teman-teman ada yang mencoreng kepercayaan ini," pinta Burhanuddin. 

Sebelumnya ia menceritakan bahwa saat pertama nilai Jaksa Agung, rapor kepercayaan masyarakat terhadap institusinya 'merah'. Burhanuddin menuturkan cita-citanya mengembalikan marwah institusi kejaksaan. 

"Alhamdulillah berkat rekan-rekan semua akhirnya untuk tahap awal kejaksaan telah dipercaya," kata Burhanuddin. 

Berdasarkan hasil survei nasional mengenai Evaluasi Publik terhadap Kinerja Pemerintah dalam Bidang Ekonomi, Politik, Penegakan Hukum, dan Pemberantasan Korupsi memang menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan pada bulan Juni 2022 dengan capaian 74,5 persen. 

Di samping itu, Jaksa Agung menambahkan perlu diketahui bahwa peningkatan kepercayaan masyarakat tersebut juga karena peningkatan kemampuan berkomunikasi capaian-capaian kinerja, sehingga masyarakat mengetahui apa yang telah dicapai maupun yang dilakukan. 

"Dengan membuka lebar lebar hasil kerja media. Agar masyarakat tahu apa yang dikerjakan oleh masyarakat. Apalagi dalam kondisi ini tahu bagaimana kejaksaan dapat menyelesaikan perkara tindak pidana khusus, meskipun pekerjaan kita tidak hanya itu saja," ujarnya. 

Jaksa Agung juga melibatkan seluruh jajarannya untuk mengubah pandangan masyarakat dimana selama ini muncul stigma tajam ke bawah dan mengumpulkan ke atas. Jaksa Agung pun menanyakan kesanggupan seluruh jajarannya menjalankan hal itu. 

"Sanggup!" jawab hadirin serempak. 

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Gerry Yasid dalam laporannya menyampaikan gambaran umum Provinsi Kepri dan Wilayah Kerja Kejati Kepri. 

“Mencakup Kejari Tanjungpinang, Kejari Batam, Kejari Karimun, Kejari Lingga, Kejari Natuna yang meliputi Natuna dan Anambas, Kejari Bintan, Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Karimun di Tanjung Batu dan Moro serta Cabjari Natuna di Tarempa” diantaranya.

Gerry juga memaparkan selama tahun 2022 sudah ada 28 perkara yang diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Dimana sudah terdapat 23 lokasi rumah RJ yang tersebar di seluruh Kepri.

"Kita juga punya 2 rumah rehabilitasi narkoba di Batam dan Tanjung Uban," tutupnya.

(ron)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update