Sudah Enam hari, Warga Koto Tuo yang Hanyut di Sungai Batang Hari Belum Ditemukan
×

Adsense

Adsense Mobile

Sudah Enam hari, Warga Koto Tuo yang Hanyut di Sungai Batang Hari Belum Ditemukan

Kamis, 13 Oktober 2022 | 17.15 WIB Last Updated 2022-10-13T10:40:03Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Riko Likardo
Kepala Unit SAR Padang, Riko Likardo. (f/eko)

DHARMASRAYA, Mjnews.id - Sudah enam hari hari, Tim gabungan anggota Basarnas Sumatera Barat (Sumbar) dan Anggota BPBD Dharmasraya beserta Warga Jorong Koto Tuo, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya mencari seorang warga yang terseret dan hanyut di sungai Batang Hari pada Sabtu (08/10/2022) sore lalu, namun hingga saat ini korban belum diketemukan.

Pencarian tehadap korban bernama M. Emkel, umur 52 tahun, berjenis kelamin laki-laki yang terseret dan hanyut di sungai Batang Hari pada hari ini, Kamis (13/10/2022), terus dilakukan.

Hasil pantauan di lapangan, warga Warga Jorong Koto Tuo, dan Pemerintah Nagari Siguntur, mendirikan tenda di pinggiran sungai Batang Hari tersebut dan melakukan pencarian terhadap korban bersama Tim gabungan anggota Basarnas Sumbar dan Anggota BPBD Dharmasraya yang mengerahkan 3 perahu karet dan 4 perahu tempel mesin milik warga.

Wali Siguntur Hamdan yang ditemui awak media di tempat kejadian mengatakan, memang benar sekali, salah seorang warga kami di Jorong koto tuo yang bernama M. Emkel, umur 52 tahun, berjenis kelamin laki laki, terseret dan hanyut di sungai Batang Hari. Kejadian terjadi pada Sabtu (08/10/2022) sore lalu. Hingga hari ini belum diketemukan korban tersebut.

"Kami bersama warga dan anggota Tim gabungan anggota Basarnas Sumbar dan Anggota BPBD Dharmasraya telah melakukan penyisiran di aliran sungai Batang Hari tetapi sampai saat sekarang ini belum membuahkan hasil. Kami di sini bersama warga juga mendirikan tenda dan memasang genset listrik untuk melakukan pencarian oleh warga pada malam hari dan berjaga jaga apa bila di temukan korban tersebut. Mari kita bersama sama berdoa semoga korban dapat di ketemukan kembali," ucap Hamdan.

Sementara itu, Kepala Unit SAR Padang, Riko Likardo didampangi Kabid kedaruratan dan Logistik BPBD Dharmasraya, Ardianus Efendi yang ditemui awak media mengatakan, pada hari keenam ini kami dari anggota Basarnas Sumatera Barat dan Anggota BPBD Dharmasraya terus melakukan pencarian korban yang terseret dan hanyut di sungai Batang Hari ini di daerah Jorong Koto Tuo, Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, ini yang belum diketemukan.

"Kita telah berupaya pencarian korban, dari tempat kejadian korban hingga daerah Desa Tanjung, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, lebih kurang 50 kilometer jarak dari TKP tersebut, kami terus melakukan penyisiran sungai Batang Hari," ujarnya.

"Kami dari tim Basarnas Sumatera Barat dan BPBD Dharmasraya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati melakukan aktivitas di pinggiran sungai dan apa lagi saat sekarang ini sedang musim hujan, kemudian peningkatan air sungai cukup meningkat. Maka dari itu, mari kita tetap waspada dan utamakan keselamatan," ucap Kepala Unit SAR Padang, Riko Likardo.

(eko)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update