Disorot Dunia, Ketum PKB Harap G20 Sukses dan Hasilkan Hal Konkret

Abdul Muhaimin Iskandar
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar. (f/pkb)

BALI, Mjnews.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Gus Muhaimin mendukung komitmen Presiden Joko Widodo untuk menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Sebab, mata dunia saat ini tertuju pada pertemuan tersebut dan diharapkan dapat menghasilkan sebuah keputusan yang konkret.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KTT G20 di Bali tentu jadi ajang bagi Indonesia untuk membuktikan diri kepada dunia bahwa kita bisa, kita siap untuk dunia. Maka, saya tentu saja mendukung pak Jokowi dan semua yang terlibat menyukseskan KTT G20,” kata Gus Muhaimin, Selasa (15/11/2022).

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini mengatakan, dunia kini sedang mengalami berbagai tantangan. Mulai dari pandemi Covid-19, rivalitas yang terus menajam, hingga perang yang tak kunjung usai.

Baca Juga  Di KTT G20 Bali, Mendag Zulkifli Hasan Perkuat Kerja Sama dengan India

Akibatnya, terjadi krisis di berbagai lini kehidupan. Seperti pangan, politik, ekonomi, hingga energi.

“Karena itu saya berharap betul KTT G20 menghasilkan hal-hal konkret untuk perdamaian dunia, soal penanganan krisis pangan dan ekonomi, penanganan krisis energi, termasuk juga penanganan krisis politik,” tegas Gus Muhaimin.

Selain itu, Gus Muhaimin mengajak semua elemen bangsa untuk menyatukan persepsi dan mendukung komitmen pemerintah Indonesia dalam menyukseskan KTT G20.

Karena suksesi KTT tersebut dapat terwujud jika semua elemen bangsa mendukung, dengan begitu Indonesia bisa memberi sumbangsih konkret bagi dunia.

“Kita harus satu suara, satu komitmen sebagai anak bangsa bahwa KTT G20 ini adalah ajang pembuktian untuk kita di mata dunia. Kalau kita semua dalam satu komitmen, saya yakin Indonesia bisa menyelamatkan dunia,” tukasnya.

Baca Juga  Puan Beharap KTT G20 di Bali Perkecil Perbedaan Antar Negara Lewat Dialog

(eki)