Kebakaran di GPK Sawahlunto Telah Berhasil Dipadamkan
×

Adsense

Adsense Mobile

Lazada

Kebakaran di GPK Sawahlunto Telah Berhasil Dipadamkan

Kamis, 03 November 2022 | 15.30 WIB Last Updated 2022-11-03T12:41:15Z

Advertisement

Advertisement

Kebakaran di GPK Sawahlunto Berhasil Dipadamkan
Kebakaran di GPK Sawahlunto Telah Berhasil Dipadamkan. (f/humas)

SAWAHLUNTO, Mjnews.id - Walikota (Wako) Sawahlunto, Deri Asta, SH sangat mengapresiasi kinerja Satpol PP Damkar dan TNI-Polri dalam memadamkan api atas terbakarnya Gedung Pusat Kebudayaan (GPK)  Sawahlunto pada Kamis pagi menjelang siang (3/11/2022).

Para personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) bersama pihak-pihak terkait lainnya, bahu-membahu dalam  memadamkan api.

"Terjadi musibah kebakaran pada salah satu gedung cagar budaya kita, Gedung Pusat Kebudayaan, untuk penyebab secara pasti kita masih menunggu keterangan hasil penyelidikan aparat yang berwenang dalam hal ini Kepolisian. Sementara untuk tindakan dari Pemko Sawahlunto telah langsung terjunkan  personel Satpol PP dan Damkar bahu membahu turut dibantu masyarakat untuk memadamkan api," ujar Walikota Deri Asta, yang sesaat hadir langsung di lokasi kebakaran.

Penanganan dari Satpol PP dan Damkar, yang didukung jajaran TNI-Polri dan unsur lainnya di lokasi tersebut, api telah berhasil dipadamkan.

Untuk itu, Deri Asta menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan semua pihak yang telah ikut terlibat dan mendukung proses pemadaman api pada kebakaran di GPK. 

"Pada hari ini GPK sedang dipakai oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menyelenggarakan Festival Durian. Namun dengan kebakaran ini maka kegiatan Festival Durian tersebut untuk sementara dibatalkan pelaksanaannya," ungkap Wako Deri Asta menambahkan.

Bangunan GPK merupakan aset milik PT. Bukit Asam yang sekarang untuk pengelolaannya dilakukan oleh Hotel Khas Ombilin.

Berkaitan dengan dugaan sementara bahwa penyebab kebakaran itu bersumber dari permasalahan jaringan listrik, Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan evaluasi pada jaringan listrik di beberapa gedung tua warisan budaya yang dibangun pada zaman Kolonial Belanda. 

"Sawahlunto memiliki cukup banyak gedung tua warisan zaman Belanda. Kita akan periksa keamanan dan kelayakan dari jaringan listrik di bangunan-bangunan tersebut," ujar Wako Deri Asta.

Sementara itu, dari pihak Kepolisian, Kapolres Sawahlunto AKBP. Purwanto Hari Subekti menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dari kebakaran tersebut.

"Untuk sementara dari keterangan saksi dan warga di sekitar lokasi, mereka menyebut api mulai terlihat sekitar pukul 09.30 WIB. Api itu muncul dari bagian atas atau dari atap bangunan, warga menduga ada permasalahan jaringan listrik di bagian atap tersebut," ujar Kapolres AKBP. Purwanto.

Dilanjutkan AKBP. Purwanto Hari Subekti, jajarannya sekarang membantu Satpol PP dan Damkar untuk pemadaman api, kemudian mengamankan lokasi dengan memasang police line, setelah itu tim Polres Sawahlunto akan  melaksanakan pemeriksaan dan penyelidikan lokasi.

"Kita jalankan pemeriksaan dan penyelidikan sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) yang berlaku. Jadi dimulai dengan membantu pemadaman dan mengamankan lokasi dengan police line," pungkas AKBP. Purwanto Hari Subekti.  

(Fd/Yung)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



Adsense



×
Berita Terbaru Update