Tim Yayasan Care Indonesia bersama Latter Day Saint USA Berkunjung ke Pasbar
×

Adsense

Adsense Mobile

Tim Yayasan Care Indonesia bersama Latter Day Saint USA Berkunjung ke Pasbar

Kamis, 03 November 2022 | 22.45 WIB Last Updated 2022-11-03T15:45:00Z

Advertisement

Advertisement

Tim Yayasan Care Indonesia bersama Latter Day Saint USA Berkunjung ke Pasbar
Tim Yayasan Care Indonesia bersama Latter Day Saint USA Berkunjung ke Pasbar. (f/kominfo)

Pasbar, Mjnews.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menerima kunjungan dari tim Yayasan Care Indonesia bersama Latter Day Saint USA yang didampingi oleh rombongan PMI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam rangka memberikan bantuan kepada korban bencana gempa di Kecamatan Talamau. 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan ramah tamah dan makan malam bersama di rumah dinas wakil bupati pada Rabu (2/11/2022) malam.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Risnawanto mengucapkan selamat datang kepada rombongan PMI Sumbar, tim Yayasan Care Indonesia serta teristimewa perwakilan Latter Day Saint USA yang berkesempatan hadir dalam misi kemanusiaan itu.

"Selamat datang di Kabupaten Pasaman Barat, Mr Lee dan rombongan, rekan-rekan pengurus PMI Provinsi, Yayasan Care Indonesia serta Kepala OPD yang hadir. Kami atas nama Pemda dan PMI Pasbar sangat senang atas kehadiran teman-teman semua. Kita berkolaborasi satu niat, satu tujuan yakni membantu saudara kita yang tertimpa bencana gempa pada Februari lalu," ucap Risnawanto.

Pada Kamis (3/11/2022) pagi, tim dan rombongan yang diketuai langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Pasaman Barat Risnawanto, mengunjungi SDN 23 Talamau di Jorong Timbo Abu. Salah satu sekolah atau bangunan yang terdampak bencana gempa.

Menurut Ketua PMI Pasbar Risnawanto, pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Generasi penerus Pasbar harus terus dibina untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun ditengah kondisi terdampak bencana.

"Ketika kita bicara tentang gempa, manusia mana pun tidak menginginkan datangnya bencana. Namun demikian, kita bisa meminimalkan dan meringankan beban yang saudara-saudara kita hadapi dengan saling membantu. Tidak sedikit bangunan fisik yang rusak diantaranya bangunan sekolah SD N 23 Talamau ini. Anak-anak harus belajar di tenda atau bangunan sementara," tangkasnya.

Hal serupa disampaikan Kabid Humas dan Hubungan Antar Lembaga PMI Sumbar Zaitul Ikhlas, meskipun masyarakat Timbo Abu tak terkecuali SD N 23 Talamau, harus tetap semangat melanjutkan proses belajar mengajar. PMI Sumbar, bersama Yayasan Care Indonesia dan Latter Day Saint USA didampingi PMI Pasbar memberikan 163 paket perlengkapan sekolah untuk SDN 23 Talamau dan sebanyak 218 paket untuk SMP 2 Talamau.

Selain itu, Mr. Lambson bersama Mr. Lee dari Latter Day Saint USA mengungkapkan rasa bahagianya karena dapat berkunjung langsung ke Pasbar. Mereka berharap, para murid terdampak bencana itu tidak menyerah dan tetap berjuang meraih cita-cita. Beliau juga meminta para guru yang memiliki peran penting dalam pendidikan anak, untuk tetap semangat dalam memberikan ilmu.

"Jangan putus asa, harus semangat terus, harus positif dalam berbagai hal. Kita bisa mengatasi segala hal dengan rasa percaya diri serta keimanan yang kita miliki akan membuat kita lebih kuat mengatasi segala kesulitan," tambah Lambson.

Diakhir kegiatan, dilakukan penandatanganan dan penyerahan bantuan kepada kepala sekolah serta perwakilan siswa. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ruang kelas dan ruang belajar sementara SD N 23 Talamau, Ketua PMI bersama rombongan melihat lahan pertanian masyarakat kelompok tani di Pasa Lamo. Kemudian dilanjutkan dengan makan bersama.

(Dedi)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update