DWP Kemendagri Ajak Perempuan Berkontribusi dalam Kemajuan Keluarga dan Masyarakat

HUT DWP ke-23
DWP Kemendagri Peringati HUT ke-23 dan Hari Ibu. (f/kemendagri)

Jakarta, Mjnews.id – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nani Nofiar Suhajar ajak para perempuan khususnya anggota DWP untuk aktif berkontribusi dalam kemajuan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, perempuan yang cerdas dan ibu yang hebat adalah penentu kualitas keluarga dan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 DWP Kemendagri sekaligus Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-94 di Kantor Pusat Kemendagri Jakarta, Rabu (14/12/2022). 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin mengajak kita semua untuk kembali mengingat landasan awal terbentuknya organisasi yang kita cintai ini, yaitu memberikan ruang bagi perempuan untuk berhimpun, saling belajar dan mengembangkan diri, hingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan keluarga dan masyarakat,” terangnya.

Berkaitan dengan PHI, Nani menekankan, perempuan merupakan sosok sentral dan mempunyai peran yang sangat penting dalam menciptakan ketahanan keluarga. Perempuan adalah seorang ibu yang mengandung, melahirkan, mengasuh, dan mendidik anak mulai dalam kandungan sampai dewasa. Dalam perannya sebagai istri, perempuan juga merupakan pendamping suami yang mendukung tugas-tugas suami. 

Baca Juga  BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level 1

DWP, lanjut Nani, merupakan salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia yang memiliki standing position dan peran strategis dalam konstelasi pembangunan nasional. Dia berharap pengurus dan anggota DWP di seluruh Indonesia terus bersama-sama dan bahu-membahu melaksanakan seluruh program kerja. Selain itu juga memastikan tujuan, visi dan misi organisasi dapat tercapai.

“Pelaksanaan program kerja dan kegiatan harus disesuaikan dengan kebutuhan anggota dan masyarakat, selaras dengan program kerja pemerintah serta menjawab tantangan dan kondisi saat ini, dan kegiatannya dapat diintegrasikan dengan hari-hari besar lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan Gelar Lomba Memasak

Nani menerangkan, sangat penting bagi anggota DWP untuk memahami kembali sejarah pembentukan organisasi. Pemahaman dan peran sebagai anggota DWP akan menjadi modal dasar untuk melangkah ke depan. Khususnya dalam hal menjadi penggerak bagi peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat. Meski situasi saat ini berbeda dengan masa sebelumnya, tetapi semangat kekompakan harus terus dilestarikan. Upaya ini dilakukan dengan terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri masing-masing.

“Semangat kepemimpinan dan gotong royong untuk mewujudkan emansipasi perempuan dan kekuatan perempuan di dalam masyarakat, untuk berkontribusi besar bagi keluarga sebagaimana telah diupayakan dulu, harus terus kita kembangkan, karena kita adalah penggerak keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

(rel/eki)