Jumat Curhat, Sopir Angkot Kebumen Keluhkan Odong-Odong Beroperasi di Jalan Raya

Sopir Angkot Keluhkan Odong Odong Beroperasi di Jalan Raya
Program Jumat Curhat atau Polres Kebumen jagong berlangsung meriah di stanplat colt Kebumen. Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin didampingi para PJU mendengarkan langsung keluhan para sopir angkot. (f/humas)

Kebumen, Mjnews.id – “Jumat Curhat” atau Polres Kebumen jagong berlangsung meriah di stanplat colt Kebumen. Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin didampingi para PJU mendengarkan langsung keluhan para sopir angkot yang dialami saat ini.

“Kami adalah pelindung pelayanan masyarakat. Dalam melayani bukan hanya di kantor saja. Di tempat umum seperti ini juga bisa,” ungkap AKBP Burhanuddin, Jumat 30 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumat Curhat yang dilakukan Polres Kebumen merupakan kegiatan untuk mengetahui dan mendengar langsung keluhan masyarakat, sehingga persoalan di tengah masyarakat bisa segera terselesaikan.

Pada momen Jumat Curhat atau Polres Kebumen Jagong ini, para sopir angkot mengeluhkan sepinya penumpang.

Baca Juga  Kapolres Payakumbuh Pimpin Jum'at Curhat dengan Pengurus Muhammadiyah

Ditambah lagi kini semakin menjamurnya angkutan odong-odong yang secara legalitas dilarang untuk beroperasi di jalan raya.

“Kami sampai saat ini masih gencar melakukan penindakan kepada odong-odong. Kendaraan odong-odong itu tidak bisa beroperasi di jalan raya. Hanya bisa dioperasikan di tempat wisata,” lanjut Kapolres.

Eko ketua paguyuban sopir angkot Kebumen-Petanahan mengatakan, masalah odong-odong semakin menambah sepinya penumpang yang seharusnya menggunakan jasanya.

“Kami minta tolong Pak, untuk odong-odong ditertibkan. Kami yang secara kelengkapan administrasi lengkap, jadi semakin susah mendapatkan penumpang. Apalagi sistem pendidikan sekarang menggunakan zonasi, kami kehilangan banyak penumpang,” kata EKO ketua paguyuban sopir angkot Kebumen-Petanahan.

Baca Juga  Datangi Masjid Darussalam, Warga Keluhkan Dugaan Peredaran Narkoba dan Prostitusi kepada Kapolres Payakumbuh

Para pelajar yang belum memiliki SIM, Eko berharap agar diberikan pemahaman tentang aturan lalu-lintas oleh Polres Kebumen.

Senada diungkapkan Tolani, sopir angkot trayek Kebumen-Gombong berharap agar tilang manual kembali dilakukan Polres Kebumen karena lalu-lintas semakin semrawud.

“Sekarang jadi banyak pelanggaran jika kita amati. Kami berharap tilang manual kembali dilakukan Pak. Karena menurut pengamatan saya sebagai sopir, itu akan lebih tertib,” kata Tolani.

Masih dalam rangkaian kegiatan Jumat Curhat Polres Kebumen, para sopir diajak sarapan bersama Kapolres. Para sopir yang saat itu hadir juga diberikan bantuan berupa paket beras untuk menambah ekonomi keluarganya.

(Nasir)