LaNyalla Minta Sawah Tergusur Proyek Tol Kediri – Tulungagung Dapat Lahan Pengganti

LaNyalla
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (f/dpd)

SURABAYA, Mjnews.id – Badan Pertanahan Nasional harus berkoordinasi dengan kementerian lain terkait relokasi lahan agar persawahan warga yang terdampak pembangunan mendapat lahan pengganti dengan peruntukan yang sama.

Demikian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menanggapi serius terkait proyek tol Kediri-Tulungagung yang akan melintasi lebih dari 100 hektare lahan sawah.

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, proyek tersebut akan membuat luas areal persawahan berkurang secara signifikan dan akan mengurangi produksi padi di Jawa Timur. Karena itu, LaNyalla mendorong agar ada relokasi atau penggantian lahan persawahan yang terdampak di sekitar lokasi.

Baca Juga  Pemkab dan DPRD Solsel Sepakati RAPBD TA 2022

Menurut LaNyalla, upaya tersebut merupakan solusi tepat dalam menjaga produksi padi di Jawa Timur. Sebab selama ini Jawa Timur menjadi produsen padi terbesar secara nasional.

“Kita perlu berusaha membatasi alih fungsi lahan pertanian produktif, karena ketahanan pangan sangat strategis bagi sebuah bangsa,” tuturnya, di sela Kundapil Rabu (11/1/2023).

Selain khawatir dengan menurunnya produksi padi, LaNyalla juga khawatir dengan penggunaan uang ganti rugi yang diterima warga terdampak.

“Penggunaan lahan untuk kepentingan jalan tol dan uang ganti rugi yang diterima warga bisa menjadikan mereka bersikap konsumtif. Akhirnya bukan hanya kehilangan lahan namun kehilangan mata pencaharian kalau tidak mampu mengelola uang dengan baik,” papar dia.

Baca Juga  Budi Santosa Diduga Rasis, Guspardi: Pertanyakan Gelar Profesornya, Layak Dipecat dan Diproses Hukum

Oleh sebab itu, LaNyalla meminta pemerintah maupun lembaga keuangan memberi edukasi cara mengelola keuangan kepada masyarakat penerima ganti rugi proyek nasional.

(dpd/eds)