60 Pasien Covid-19 di Padang Pariaman Masih Dikarantina

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 3 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.380 260 27.665 651
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

60 Pasien Covid-19 di Padang Pariaman Masih Dikarantina

Kamis, 17 Desember 2020 | 18:05 WIB Last Updated 2020-12-17T17:59:30Z
Yutiardi Rivai.


mjnews.id - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Padang Pariaman kini tampak sedikit lega, menyusul semakin menipisnya jumlah pasien virus corona yang masih dikarantina. "Alhamdulillah, hanya tinggal 60 orang lagi," ujar Kepala Dinas Kesehatan daerah setempat, Yutiardi Rivai, Kamis (17/12/2020).


Dia mengatakan, hingga Kamis, 17 Desember 2020, pukul 16.00 Wib, jumlah warga Padang Pariaman yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah mencapai 923 orang. Sementara sembuh sudah 831 orang. 


Jadi, terang Yutiardi Rivai, dikurangi dengan pasien yang sembuh dan 32 orang yang meninggal, berarti hanya tinggal 60 orang lagi dikarantina atau menjalani isolasi. 


Lebih jelasnya, dari 60 yang masih terpapar, 15 orang diantaranya karena ada penyakit bawaan di rawat di rumah sakit. Semenatra 35 orang menjalani isolasi mandiri dan sepuluh lagi isolasi pemerintah daerah.


Namun, di balik kelegaan, aku Kepala Dinas Kesehatan, ada pula kecemasan dari mereka. Sebab, mereka melihat, masyarakat sudah mulai menghindar atau enggan untuk di swab. Termasuk mereka yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.


"Saya rasa ini adalah sebuah tantangan berat bagi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dan, juga bagi semua warga Padang Pariaman," ujar Yutiardi.


Sekaitan itu, Yutiardi minta semua pihak agar turut mewaspadai munculnya klaster-klaster baru dalam penyebaran virus corona. "Perlu disadari bersama bahwa wabah virus ini tidak akan diperangi tanpa dukungan masyarakat," ulasnya.


"Semua tentu berharap, masalah virus corona ini cepat hengkang dari Padang Pariaman sehingga masyarakatnya bisa kembali beraktivitas secara normal. Sehubungan itu, mari kita sama-sama perangi dengan melaksanakan protokol kesehatan," kata Kadis Kesehatan.


Disamping, Yutiardi juga meminta kepada masyarakat agar segera memeriksakan diri ke dokter atau Puskesmas bila merasakan ada gejala-gejala yang patut dicurigai karena terpapar virus corona.


Permintaan yang sama juga disampaikan Yutiardi kepada mereka yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. "Jangan takut di swab, tapi takutlah kalau istri dan anak-anak sampai terpapar oleh kita," kata Kadinas Kesehatan tersebut.


Ditambahkan Yustiardi bahwa memeriksakan diri lebih awal itu jauh lebih baik daripada setelah terpapar atau jatuh sakit.


Sebelumnya Kadinas Kesehatan Padang Pariaman menyampaikan, pada hari Kamis itu juga terjadi penambahan empat kasus baru di daerah tersebut. Dua orang diantaranya, mahasiswa, yaitu Yn, 27, warga Simpang Tigo, Nagari Sintuak dan SK, 23, warga Balai Kamih, Nagari Kapalo Hilalang, Kayutanam.


Sedangkan dua lagi, A, 59, pekerjaan guru, warga Simpang Tigo, Nagari Sintuak dan SF, 75, seorang pensiunan, warga Palapa Saiyo, Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai.


Sementara di hari yang sama juga dilaporkan ada dua pasien Covid-19 yang sembuh. Satu orang warga Kecamatan V Koto Kampuang Dalam dan satu orang lagi warga Batang Anai.


Sekarang, dalam rangka percepatan penanganan, Satgas Covid-19 Padang Pariaman akan terus melakukan tracing, testing dan treatment kepada masyarakat. Dia pun berharap, upaya Satgas Covid-19 tersebut turut didukung oleh semua pihak.


(sul)

×
Berita Terbaru Update