Anggota DPR RI Ini Imbau Warga Tidak Rayakan Tahun Baru 2021

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 4 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.467 251 27.798 652
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Anggota DPR RI Ini Imbau Warga Tidak Rayakan Tahun Baru 2021

Selasa, 29 Desember 2020 | 23:32 WIB Last Updated 2020-12-29T16:52:36Z
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

mjnews.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perayaan tahun baru yang menciptakan kerumunan maupun keramaian karena dalam beberapa waktu terakhir, DKI Jakarta mengalami kenaikan jumlah warga yang positif Covid-19.


"Beberapa pekan terakhir, angka positif Covid-19 di DKI Jakarta kembali mengalami peningkatan. Jumat lalu saja, penambahan kasusnya mencapai 2.096, di mana angka ini memecahkan rekor kasus harian di provinsi DKI jumlah warga yang terpapar Covid-19, makanya bapak-bapak ibu-ibu, kalau 2021 mau selamat, tahun baruannya di rumah saja dulu," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/12/2020).


Hal itu dikatakannya saat menggelar kunjungan kerja masa reses di daerah pemilihanya di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/12).


Sahroni mengatakan kondisi saat ini juga kian sulit karena kapasitas ruang gawat darurat atau ICU di rumah sakit yang semakin menipis. Selain itu menurut dia, data dari pemerintah juga menunjukkan bahwa kenaikan angka positif Covid-19 selalu terjadi bersamaan dengan libur panjang.


"Kita juga ingin Covid-19 cepat selesai, jadi ya sudah waktunya, tahun ini tahun baruannya di rumah saja, utamakan keselamatan keluarga dan tetangga. Covid-19 ini bahaya, makin tidak terkendali," ujarnya.


Sahroni juga meminta kepada tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait vaksin yang akan segera disalurkan secara gratis.


Politisi Partai NasDem itu mengatakan vaksin yang akan diberikan pemerintah tersebut aman dan akan diberikan kepada masyarakat secara gratis.


Menurut dia, langkah sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat sangat penting karena sekarang banyak informasi bohong atau hoaks terkait vaksin tersebut.


(*)

×
Berita Terbaru Update