Irwan Prayitno Beri Tausiyah di Masjid Nurul Amri Padang Panjang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 3 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.380 260 27.665 651
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Irwan Prayitno Beri Tausiyah di Masjid Nurul Amri Padang Panjang

Minggu, 14 Februari 2021 | 09:23 WIB Last Updated 2021-02-20T07:40:44Z
Mantan Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno memberikan tausiyah pada acara Shubuh Mubarokah di Masjid Nurul Amri Padang Panjang, Minggu (14/2/2021). (ist)

MJNews.id - Kegiatan Shubuh Mubarokah kembali digelar di Masjid Nurul Amri Padang Panjang, Minggu (14/2/2021). Jika bulan sebelumnya Gubernur Sumbar terpilih, Mahyeldi Ansharullah yang diundang sebagai penceramah, kali ini giliran mantan gubernur, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno.


"Sudah lama kami menginginkan pak gubernur hadir di masjid ini, namun baru terwujud setelah bapak menuntaskan pengabdian. Meski demikian, kami tetap merasakan kehadiran bapak sebagai seorang gubernur," kata Ketua Pengurus Masjid Nurul Amri, Nasrul Yahya.


Irwan Prayitno, yang baru saja mengakhiri masa jabatannya pada 12 Februari lalu itu, dalam ceramahnya mengajak jemaah subuh memiliki orientasi akhirat. "Tujuan kita ialah akhirat. Jangan kebalikannya, karena akhirat itu kekal. Dunia sementara," ucapnya.


Irwan mengibaratkan dunia seperti terminal, seseorang akan menunggu giliran untuk berangkat dan dipanggil ke kampung akhirat. 


"Dunia bagaikan fatamorgana, permainan, buih di lautan. Dunia ini singkat. Begitulah hendaknya kita menanggapi kehidupan. Jangan menjadi orang yang merugi," ajaknya. 


Dengan begitu, lanjut Irwan, seseorang dalam menjalani kehidupan memiliki orientasi akhirat. "Sebagai petani bekerjalah dengan tujuan akhirat. Sebagai birokrat, sebagai politikus bekerjalah dengan orientasi akhirat. Tak semata-mata mencari uang. Tidaklah diciptakan jin dan manusia kecuali untuk mengabdi kepadaNYA," lanjutnya.


Lebih lanjut, aktivitas di siang, sore, maupun malam diisi dengan kebaikan dengan ikhlas dan sabar. "Berbuat baiklah seperti halnya Allah berbuat baik kepada kita. Kebaikan yang dilakukan untuk kita sendiri. Kejahatan yang dilakukan akan kembali kepada kita," katanya.


Irwan pun bercerita 10 tahun pengalamannya sebagai gubernur tidak pernah mengalami sakit yang berarti. Hal itu merupakan salah satu rahmat Allah baginya, lantaran ia selalu berusaha mengamalkan kebaikan setiap harinya. 


"Banyak masalah, Allah akan mempermudah. Berbuat baiklah, karena itu mudah. Tidak perlu menunggu. Bersegeralah, di manapun berada," ajaknya.


Turut hadir sejumlah pejabat pemko, Kakankemenag yang diwakili Kasubag TU, anggota DPRD dari PKS, Nasrullah dan Idris, serta tokoh masyarakat. Seperti biasa, usai mendengarkan tausiyah, jemaah makan ketupat bersama.


(*/pgl)

×
Berita Terbaru Update