Sekitar 15 Ton Ikan Mati di Danau Maninjau Agam

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 27 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.098 219 27.419 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Sekitar 15 Ton Ikan Mati di Danau Maninjau Agam

Rabu, 03 Februari 2021 | 15:07 WIB Last Updated 2021-02-03T10:49:54Z
Ikan mati di Danau Maninjau. (antara)

MJNews.id - Total kematian ikan secara massal di Danau Maninjau mencapai 15 ton. yang tersebar di Nagari Bayua sebanyak lima ton dan Nagari Koto Malintang 10 ton.


"Data ini kita peroleh dari petani keramba jaring apung di Danau Maninjau,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Ermanto didampingi Penyuluh Perikanan Asrul di Lubuk Basung, Rabu (3/2/2021).


Ikan itu berasal dari puluhan keramba jaring apung milik puluhan petani. “Satu keramba jaring apung dengan kematian sekitar 100 sampai 200 kilogram,” katanya.


Ia menambahkan, ikan itu mati secara massal akibat angin kencang melanda daerah tersebut semenjak beberapa hari terakhir.


Setelah itu ikan mati secara massal dan bangkai ikan mengapung di dalam keramba jaring apung.


“Total kerugian petani akibat kematian itu sekitar Rp300 juta dan kematian terjadi sejak Selasa (2/2) sekitar satu ton,” katanya.


Ermanto mengimbau nelayan untuk memanen ikan untuk dipindahkan ke kolam air deras dalam mengantisipasi kerugian cukup besar.


Sementara Wali Nagari Koto Malintang, Naziruddin menambahkan kematian ikan 10 ton itu tersebar di masing-masing jorong. Namun yang terbanyak di Talao, Jorong Rambai.


(*/irm)

×
Berita Terbaru Update