Kampung QRIS Pertama di Sumbar Kini Hadir di Pariaman

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kampung QRIS Pertama di Sumbar Kini Hadir di Pariaman

Sabtu, 27 Maret 2021 | 23:02 WIB Last Updated 2021-03-27T16:02:04Z

MJNews.id - Kampung Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hadir di Kota Pariaman. Peluncuran dilakukan Walikota Pariaman Genius Umar di aula Balaikota Pariaman, Jumat 26 Maret 2021.


“Kita meluncurkan Kampung QRIS yang ada di Los Lambuang Balai Kuraitaji, Kecamatan Pariaman Selatan. Di sana seluruh pedagang sudah memakai QRIS dalam bertransaksi. Ini merupakan yang pertama di Sumatera Barat,” ujar Genius Umar.


Genius Umar mengatakan Layanan QRIS merupakan sistem aplikasi baru dari Bank Nagari, dimana nasabah dapat melakukan transaksi pembayaran melalui scan QRIS yang ada pada merchant atau penjual produk barang dan jasa yang mempunyai jenis bisnis online ataupun online.


“Kami mengapresiasi upaya Bank Nagari sebagai mitra Pemko Pariaman dalam mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota pintar atau smartcity, salah satunya dengan aplikasi QRIS ini,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, Wahyu Purnama mengapresiasi peluncuran Smart City yang dilakukan Pemerintah Kota Pariaman. QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.


“Kota Pariaman selalu menjadi yang pertama dan terdepan dalam hal peningkatan kinerja dan inovasi daerahnya, dengan selalu berkreativitas dalam berbagai hal, apalagi Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata, dengan QRIS ini akan sangat membantu dan dapat menjadikan serta mewujudkan Kota Pariaman sebagai Smart City,” tukasnya.


Sementara itu Direktur Keuangan Bank Nagari, Sania Putra mengatakan bahwa pada era digitalisasi dan industri 4.0 saat ini, pemerintah telah menyatukan transakasi keuangan non tunai melalui QRIS.


“Dengan penerapan QRIS, Bank Nagari membuktikan diri ikut berperan membantu terciptanya ekosistem ekonomi digital dan mensukseskan program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang digulirkan pemerintah," jelasnya.


Ia juga mengungkapkan, QRIS Bank Nagari sejak diluncurkan 12 Maret 2020 yang lalu, Bank Nagari adalah Bank BPD ke dua di Indonesia dan pertama di Sumatera untuk implementasi QRIS. Sementara untuk Sumatera Barat, Kota Pariaman adalah daerah pertama dari 19 kabupaten dan kota yang mempunyai Kampung QRIS yang berada di Los Lambuang Kuraitaji.


“Empat bulan sejak diluncurkan saja, QRIS sudah ada sebanyak 3.000 merchant yang menjadi mitra dan terus tumbuh menjadi 6.700 merchant pada akhir 2020. Total nominal transaksi QRIS di akhir 2020, sudah mencapai angka Rp. 13,9 miliar, dengan frekuensi rata-rata 20 ribu transaksi per bulan. Pada 2021 ini, Bank Nagari menargetkan akan menambah merchant QRIS 11 ribu lagi,” tutupnya.


(rls/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update