Penyusunan RPJMD Dikawal Wako dan Wawako Solok

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Penyusunan RPJMD Dikawal Wako dan Wawako Solok

Minggu, 07 Maret 2021 | 22:25 WIB Last Updated 2021-03-07T20:24:54Z
Walikota Solok, Zul Elfian memberikan sambutan penyusunan RPJMD 2021-2026. (ist)

MJNews.id - Bimbingan Teknis penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (Bimtek RPJMD) 2021-2026 yang merupakan implementasi visi misi kepala daerah terpilih dipantau langsung Walikota Zul Elfian dan Wakil Walikota Ramadhani Kirana Putra, di Hotel Mercure Padang, Sabtu (6/3/2021). 


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari tenaga ahli perencanaan pembangunan Ditjen Bangda Kementerian Dalam Negeri, para asisten sekda, staf ahli wako, kepala bappeda, seluruh sekretaris dan kasubbag program di lingkup Pemerintah Kota Solok serta tim penyusun RPJMD Kota Solok 2021-2026.


Dalam kesempatan itu, Wako menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh yang hadir untuk serius, karena RPJMD dan renstra yang disusun sekarang merupakan RPJMD pada periode terakhir 2005-2025.


"Banyak hal yang belum tercapai, dari tahun ke selalu disampaikan, direncanakan dirapatkan akan tetapi belum juga dapat terwujud. Saya mengajak kita semua berencana dan tuntas dalam eksekusinya. Apalagi sekarang merupakan periode akhir RPJP," ungkap Zul Elfian.


Terkait dengan itu beliau mengumpamakan seperti rapat kera atau rapat tikus. "Ada sebuah kisah kumpulan kera yang bersepakat bangun rumah ketika hujan lebat. Namun ketika hujan reda, tidak satupun yang ingat apa yang menjadi kesepakatan rapat. Atau rapat tikus yang merasa terancam dengan keberadaan kucing, para kucing bersepakat akan berikan kucing kalung yang ada lonceng, sehingga ketika tikus datang bisa menjadi pengingat. Akan tetapi ketika menentukan siapa yang akan menindaklanjuti atau mengeksekusi hasil rapat tidak satupun yang berani," tutur Wako.


Beliau menekankan dari perumpamaan dua kisah itu, agar semua OPD hindari rapat-rapat seperti kera dan tikus lakukan. Beliau juga menekankan kepada seluruh peserta bimtek, agar dalam penyusunan renstra dan RPJMD melahirkan program kegiatan yang menjawab masalah-masalah publik yang menjadi tugas pokok OPD masing-masing.


"Oleh karena itu berangkatlah dari permasalahan publik yang ada di daerah. Setiap OPD telah mengantongi setiap permasalahan yang menjadi tugasnya," ucapnya.


Wako mengajak mulai berfikir penghematan anggaran OPD, sehingga dari penghematan tersebut bisa lebih diarahkan kepada program kegiatan yang lebih menyentuh kepada masyarakat.


"Karena malam ini saya berhadapan dengan adik-adik saya para sekretaris dan kasubbag program. Saya berpesan melalui dari adik-adik merancang program kegiatan yang lebih selektif dan mulai berfikir penghematan dari hal-hal kecil seperti belanja-belanja rutin, memanfaatkan semaksimal mungkin yang sudah," pesan Wako. 


Di penghujung arahannya, wako mengajak semua untuk berupaya berjalan lurus, jangan rusak apa yang telah diberikan negara dengan hal-hal yang salah.


"Tidak ada artinya harta banyak tetapi tidak berkah, mari setiap kita berupaya untuk menuju kearah yang diberkahi Allah SWT," ujar Wako.


(yas)


loading...



×
Berita Terbaru Update