Rp 39,8 Miliar DAK untuk Peningkatan Pendidikan di Dharmasraya

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Rp 39,8 Miliar DAK untuk Peningkatan Pendidikan di Dharmasraya

Jumat, 12 Maret 2021 | 02:01 WIB Last Updated 2021-03-11T19:01:00Z

MJNews.id - Pada 2021, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, dijatah Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia senilai Rp39,8 miliar. Dana itu diperuntukkan guna meningkatkan sarana prasarana pendidikan di daerah itu.


Kepala Sub Bagian Penyelenggara Tugas Perbantuan pada Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bimbo Novriandri, SPd MM., mengatakan, pengelolaan DAK diatur mengikuti petunjuk teknis yang tertuang dalam Peraturan Presiden Republik dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.


"Alhamdulillah, pada tahun 2021 Dharmasraya dapat kurucan DAK bidang pendidikan senilai Rp39,8 miliar," terang Bimbo, Kamis 11 Maret 2021).


Lanjut Bimbo, DAK tersebut diperuntukkan untuk 27 unit Sekolah Dasar Negeri dan 13 Sekolah Menengah Pertama Negeri yang ada di wilayah Dharmasraya. Jenis kegiatannya adalah untuk rehap ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah dan sesuai kebutuhan. "Pelaksanaanya melalui lelang secara terbuka oleh pihak Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) setempat," katanya.


Saat disinggung kapan waktu pelaksanaan kegiatan akan dimulai. Menurut Bimbo, saat ini pihaknya masih menunggu finalisasi penetapan harga satuan dasar pengadaan barang dan jasa.


"Informasi yang saya dapat, harga satuan pengadaan barang dan jasa ada perbedaan nilai atau naik dibanding tahun 2020 lalu. Jadi untuk untuk menerbitkan kontrak kerja sama dengan pihak rekanan yang memenangkan tender mesti sesuai dengan harga satuan pengadaan barang dan jasa tahun 2021, agar ketika pelaksanaan kegiatan, kualitas, kuantitas, dan estika pekerjaan terwujud," pungkasnya.


(eko)


loading...



×
Berita Terbaru Update