Kapolda Riau Angkat Bicara Soal Penangkapan Oknum Perwira Polisi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kapolda Riau Angkat Bicara Soal Penangkapan Oknum Perwira Polisi

Rabu, 07 April 2021 | 02:45 WIB Last Updated 2021-04-07T18:16:55Z
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat memeriksa mobil yang digunakan para tersangka saat mengkonsumsi narkoba, Selasa 6 April 2021 sore. (ist)

MJNews.id - Institusi kepolisian di Riau kembali tercoreng. Pasalnya, seorang perwira polisi berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang juga mantan Kasat Reserse Narkoba di Polresta Pekanbaru ditangkap. 


Berselang lima hari pascapenangkapan pria berinisial YC itu, akhirnya Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Agung Setya Imam angkat bicara, Selasa 6 April 2021.


Kepada awak media di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, jenderal bintang dua itu mengakui bahwa kompol YC adalah anak buahnya.


"Menindaklanjuti video yang beredar, tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau akhirnya menangkap empat orang pria yaitu Kompol YC, T, A dan R," katanya.


Rekaman CCTV Kompol YC yang diduga menghisap sabu-sabu di dalam mobil bersama rekan-rekannya itu diduga berlokasi di Jalan Bintara atau di belakang rumah dinas Wakil Gubernur Riau di Pekanbaru.


Pada rekaman CCTV itu terlihat, Kompol YC dibantu penumpang di belakang sebelah kanan mengulurkan korek apinya. Sesaat kemudian, YC membakar kaca pirex sembari mengisap sabu. "Para tersangka ditangkap pada Jumat 2 April 2021. Penangkapan oknum (polisi.red) ini merupakan bukti konsistensi kita dalam penegakan hukum," katanya.


Saat penangkapan, penyidik juga menyita mobil yang digunakan dan 1,9 gram ganja. "Kemudian, dilakukan pengembangan ditemukan lagi barang bukti ganja 15 gram dan alat isap sabu di rumah pelaku A. Polisi juga menyita mobil yang digunakan untuk mengisap sabu," ungkapnya.


"Kita akan proses sesuai hukum yang berlaku di republik ini dan susuai aturan di instansi kepolisian," jelasnya.


(mat)


loading...



×
Berita Terbaru Update