Pelaku Usaha Kota Pariaman Dilatih Kurasi Produk Bordir
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pelaku Usaha Kota Pariaman Dilatih Kurasi Produk Bordir

Rabu, 30 Juni 2021 | 12:25 WIB Last Updated 2021-06-30T11:09:32Z

Pelaku Usaha Kota Pariaman Dilatih Kurasi Produk Bordir. (humas)

Pariaman, MJNews.ID - Meningkatkan daya saing pada usaha bordir, pelaku usaha dan sekaligus pengrajin usaha bordir di Kota Pariaman mendapatkan pelatihan kurasi produk kerajinan pada koperasi bordir Kota Pariaman di Aula SMK 2 Pariaman, Rabu 30 Juni 2021.

“Kurasi produk itu sama halnya dengan penilaian fisik dari sebuah produk. Pelatihan ini diikuti oleh 30 orang peserta ini terdiri dari pelaku dan pengrajin usaha bordir di Kota Pariaman saat ini masih terus melakukan perubahan dan inovasi terhadap produk yang dihasilkan khususnya bordir," ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit usai membuka pelatihan.

Ia berharap semua peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan semaksimal mungkin dan mampu mencuri ilmu narasumber sehingga nantinya bisa direalisasikan pada usaha masing-masing. Dengan begitu bordiran Kota Pariaman akan bervariasi tanpa meninggalkan ciri khas dari pengrajin masing-masing dan mampu menembus pasar internasional.

Sementara itu, salah seorang peserta dan sekaligus pelaku usaha bordir mukena, Efdewi mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemko Pariaman yang telah memberikan kesempatan kepada palaku usaha bordir di Kota Pariaman mengikuti pelatihan ini.

“Pelatihan ini sangat bagus dan bermanfaat bagi kami para pelaku usaha. Kita tahu narasumber adalah salah seoarang pelaku usaha bordir yang telah sukses sampai mancanegara sehingga apapun kiat-kiat keberhasilannya dan seperti apa mengkombinasikannya akan kami serap dan terapkan,“ ujarnya.

“Beberapa inovasi dalam pembuatan bordir akan coba dilakukan dengan tidak meninggalkan ciri khas kami masing - masing. Kalau untuk bangsa pasarnya sendiri, kami yakin kombinasi yang akan kami lakukan akan diterima dan berharap akan lebih banyak lagi pesanan kepada para pelaku usaha,“ tutupnya.

Palatihan yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari ini dibuka oleh Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit dilaksanakan dengan menerapkan protokel kesehatan Covid-19. dan menghadirkan pemateri Dewi Sri Fitri Yanti pengrajin dan sekaligus pelaku usaha asal Tasikmalaya yang telah sukses dengan usaha bordiran sampai mancanegara.

(dl/sul)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update