Taufik Terpilih sebagai Ketua BPC PHRI Kota Bukittinggi 2021- 2026
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Taufik Terpilih sebagai Ketua BPC PHRI Kota Bukittinggi 2021- 2026

Senin, 20 September 2021 | 21:30 WIB Last Updated 2021-09-20T15:45:01Z


Ketua PHRI serahkan cinderamata kepada Erman Safar
Penyerahan cinderamata dari Ketua PHRI yang baru kepada Walikota Bukittinggi, Erman Safar. (munasril)

Bukittinggi, MJNews.ID - Taufik terpilih Ketua BPC PHRI (Persatuan Hotel & Restoran Indonesia) Cabang Bukittinggi 2021-2026 menggantikan Vina yang telah berakhir masa jabatannya.

Terpilihnya Taufik sebagai Ketua BPC PHRI adalah hasil Muscab V BPC PHRI Bukittinggi yang diselenggarakan Senin 20 September 2021, di Rocky Hotel.

Pengukuhan kepengurusan PHRI ini langsung oleh Walikota Bukittinggi, Erman Safar dihadiri BPD PHRI SumBar, Mulana Yusral, Kadis Pariwisata dan olahraga Bukittinggi, Supadria dan perserta Muscab, usai pengukuhan ketua PHRI terpilih.

Di tempat yang sama, walikota Erman Safar langsung meresmikan Kantor BPC PHRI yang didahului dengan pengguntingan pita.

Walikota Bukittinggi, Erman Safar dalam sambutannya mengatakan, PHRI adalah mitra pemerintah daerah dalam membangun kota, mestinya jika kita berjalan berdua bersama, ada yang tumbuh baik itu perekonomian atau penghasilan daerah dan juga penghasilan dari hotel itu sendiri. Jadi saat pandemic covid ini perlu orang spesial untuk menjalankan bisnis di sektor properti.

"Memang kondisi yang tidak biasa sehingga untuk stimulus yang banyak untuk kita dapat sehingga kita bisa bertahan. 
Alhamdulillah dalam beberapa bulan ini banyak stimulus yang sudah diberikan oleh pemerintah saat kebijakan psikal dan lain-lain telah dirasakan seluruh pengusaha poperti baik sektor hotel, residen dan lainnya.

Pemerintah kota/kabupaten tetap memikirkan bagaimana menggenjotkan Kembali market supaya nanti wisatawan bisa stay lebih lama di Kota Bukittinggi ini. Dari beberapa kesimpulan kami di pemerintahan bahwa pariwisata menjadi sektor Kota Bukittinggi dan juga beberapa penguatan-penguatan dalam kebijakan yang menjadi daya tarik atau magnet kota, sehingga pengunjung terus bertambah di Kota Bukittinggi.

Di tahun 2022 ini, beberapa nilai jual atau spot dan objek pariwisata kita akan melakukan penguatan konsep pengembangan beberapa objek dan perubahan sistem layanan terhadap pengunjung di kota Bukittinggi. Baik itu di parkiran apa saja yang pengunjung lihat begitu masuk di Kota Bukittinggi dengan siapa mereka berkomunikasi dan apa yang mereka dapatkan ini sudah menjadi fokus pemerintah karena selama ini belum ada standar pelayanan pemerintahan terhadap pengunjung, dibiarkan atau dilepaskan saja.

"Seluruh pengusaha yang berhubungan dengan para pengunjung misalkan hotel, restoran, parkiran dan lainnya selama ini dilepas dengan memakai standar masing-masing tidak ada identitas kota yang dibawanya," ungkap Herman Safar.

Merencanakan strategi bagaimana, sehingga pemerintah memastikan pengunjung akan bertambah karena kalau hanya membuat konsep untuk tambah beban pengusaha ini.

Sekarang bagaimana pengunjung ramai, setelah ramai kepastian untuk investor sudah berhitung mereka seperti kita mendapatkan pengajuan segini, kita dapat mengalokasikan sedikit perubahan bangunan dan lainnya, itu bisa saja.

"Dan itu nanti setelah ramai tidak sekarang mereka untuk membayar pajak saja sudah susah. Kami memohon doa kepada masyarakat untuk dukungan meloloskan konsep ini," kata Walikota Erman Safar.

Sementara Ketua PHRI terpilih Taufik mengatakan, program ke depannya mendigitalisasikan dan lebih mencondongkan menerima masukan dan kita lebih banyak berkomunikasi dengan pemerintah lagi dan juga lebih meningkatkan lagi orang yang masuk ke kota Bukittinggi.

"Saya juga akan meningkatkan kedepannya kebijakan yang selama PPKM kebijakan selalu dari pusat. Jadi kalau bisa kita tergantung dari sini saja lagi. Sebagai contoh dari Kota Padang, mereka bisa membuat kebijakan sendiri," katanya.

(ril)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update