Keltan di Purworejo Dapat Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dalam Pengembangan Agribisnis Padi
×

Adsense

Adsense Mobile

Keltan di Purworejo Dapat Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dalam Pengembangan Agribisnis Padi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:30 WIB Last Updated 2021-10-26T08:44:39Z



Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Petugas dalam Pengembangan Agribisnis Padi
Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Petugas dalam Pengembangan Agribisnis Padi.

Purworejo, MJNews.id - Petani adalah pahlawan pangan yang terus menjadi objek yang kurang menguntungkan dari para pelaku bisnis pangan sehingga dianggap perlu mendapatkan bimbingan guna meningkatkan inovasi dan tehnik pertanian modern berbasis agribisnis.

Pada Selasa 27 Oktober 2021, bertempat di Ballroom Hotel in Sanjaya Jalan Tentara Pelajar Purworejo, BPTP Provinsi Jawa Tengah mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Petugas dalam Pengembangan Agribisnis Padi yang diikuti oleh kelompok tani wilayah Kecamatan Bayan dan Kutoarjo.

Acara bimtek dibuka oleh wakil Bupati Purworejo, Ibu H. Yuli Hastuti, SH yang didampingi oleh Kepala BPTP Jawa Tengah, Ir Joko Pramono, M.P, Kadin Pertanian, Perikanan, Kelautan dan Peternakan(DPPKP) Purworejo, Wasidiono, S.Sos. dan Tenaga ahli dari anggota DPR RI Komisi IV, Ir Panggah Susanto.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purworejo meminta kepada para petani untuk bisa meningkatkan pengetahuan tentang pertanian melalui bimtek dan pelatihan yang lainnya.

Kepada BPTP, Wakil Bupati berharap untuk bisa memberikan bimteknya kepada para petani di 16 kecamatan mengingat Purworejo termasuk kelompok 10 penyangga pangan di Jawa Tengah.

Kepala BPTP Ir Joko Pramono, M.P mengajak kelompok tani untuk berinovasi dalam mengolah tanah dan menanam bibit tanaman pangan.
Harapanya kedepan para petani bisa memproduksi benih padi unggul sendiri sehingga tidak harus beli.

Di sela sela acara, Kepala BPTP menyerahkan bantuan bibit padi unggul sebanyak 5 ton, bibit kopi 15.450 batang, bibit alpukat 2.000 dan bibit vanili varietas vania dan lokal temanggung sebanyak 6.000 batang untuk bisa dibudidayakan serta dikembangkan di wilayah Purworejo.

Kepala DPPKP Kabupaten Purworejo, Wasidiono, S.Sos mengapresiasi kegiatan bimtek dan memohon agar petani bisa menerapkan ilmu dari hasil bimtek.

"Semua bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani di Purworejo," jelasnya.

Tim tenaga ahli dari Ir Panggah Susanto menjelaskan bahwa komisi IV akan terus berusaha untuk memberikan bantuan serta pemberdayaan bagi para petani khususnya di Purworejo, diantaranya membantu pengadaan alsintan dan mesin pengolah hasil tani dan juga pelatihan lainnya.

"Pak Panggah mohon maaf tidak bisa hadir di sini karena ada acara bersama Ketua KTNA Yogo Trianto di acara Bakti Nelayan di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabak, Kabupaten Purworejo," katanya.

(fix)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update