Mental Illnes? Penting Ga Sih!?
×

Adsense

Adsense Mobile

Mental Illnes? Penting Ga Sih!?

Rabu, 27 Oktober 2021 | 05:00 WIB Last Updated 2021-10-27T07:09:59Z

loading...
Izni Mutia

Penulis: Izni Mutia

Mjnews.id - Perasaan cemas, khawatir yang berlebihan, nangis dan suka menyendiri mungkin masih dianggap hal yang sepele untuk dialami bagi sebagian orang. Namun tahu gak sih? Hal-hal ini ternyata akan berdampak buruk lho bagi kesehatan kamu? Nah dampaknya ini dapat disebut sebagai mental illnes.

Lantas apa sih mental illnes itu? Lalu, bagaimana ciri dan penyebab yang dialami korban serta hal apasih yang dapat membuat kita survive dari penyakit ini? 

Dikutip dari Alodokter, mental illnes atau yang biasa disebut dengan gangguan kesehatan mental adalah hal-hal yang mengacu pada berbagai kondisi yang mempengaruhi pemerikiran, perasaan, suasana hati atau bahkan perilaku seseorang. Dimana kondisi ini dapat diobati walaupun kemungkinan untuk mengalami kembali masih bisa muncul sesuai dengan kondisi diri kita sendiri.

Mental illnes ini biasanya dialami oleh seseorang yang memiliki kondisi sedih tanpa sebab, tidak peduli lingkungan, insecure, putus asa, khawatir yang berlebihan, menarik diri dari lingkungan, perubahan suasana hati yang naik turun, pola hidup yang buruk dan lain-lain. Tentu saja jika kita sedang mengalami kondisi seperti ini harus lebih aware terhadap kesehatan diri sendiri.

Penyebab gangguan mental ini terjadi dikarenakan oleh faktor orang terdekat misalnya seperti keluarga. Keluarga yang tidak harmonis atau brokenhome akan lebih cepat membuat seseorang mengalami depressed yang berujung trauma hingga mengakibatkan mental illnes.

Berada pada pengaruh lingkungan atau orang terdekat yang toxic dan bermuka dua juga dapat merusak mental seseorang. Tidak hanya itu, pengaruh media sosial pun juga dapat membuat kesehatan mental seseorang terganggu. Hal ini diakibatkan karena adanya kesenjangan sosial atau iri terhadap achievement seseorang melalui konten yang di up di media sosialnya sehingga membuat sebagian orang merasa insecure. Dan jika hal seperti ini tidak segera diatasi akan mengganggu kesehatan mental diri sendiri.

Pada kondisi pandemi saat ini, dimana kita diminta untuk tetap stay at home, tanpa disadari kita menjadi makhluk yang lebih individualistik dan kurang bersosialisasi dengan orang lain. Padahal sejatinya manusia itu merupakan makhluk sosial. Keadaan ini menjadi faktor terbaru munculnya mental illnes pada diri seseorang.

Akibat terlalu lama berada di rumah dan tidak sering bertemu orang untuk bersosialisasi, membuat perasaan nyaman dengan diri sendiri dalam melakukan aktivitas apapun, membuat seseorang menarik diri dari lingkungan yang berujung depressed.

Mental illnes ini dapat membuat sebagian orang memiliki trust issue yang besar. Dan melakukan tindakan-tindakan yang berbahaya seperti cutting (melukai diri sendiri menggunakan silet), bahkan memiliki rasa ingin bunuh diri akibat tidak dapat menyelesaikan masalah dengan fikirannya sendiri.

Meskipun mental illnes ini diakibatkan oleh banyak kondisi, tentu untuk survive dari masalah ini juga memiliki banyak cara. Misalnya dengan mendatangi psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan terapi yang tepat, memperbaiki hubungan menjadi lebih baik dengan orang sekitar seperti keluarga atau bahkan berada pada lingkungan yang nyaman serta mau membuka diri, melatih diri untuk selalu berfikiran positif juga merupakan hal yang dapat membuat korban survive dari penyakit ini dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, kesadaran masyarakat terutama yang merasa memiliki gejala seperti pembahasan diatas harus lebih peduli agar tidak berlarut-larut yang dapat mengakibatkan kesehatan mental terganggu. Karena, tidak ada salahnya untuk mendatangi psikiater agar mental kita dapat kembali sehat.

(***)

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update