×

Adsense

Adsense Mobile

SMA Negeri 1 Tanjungpinang Borong Juara Debate Competition Milad ke-20 PKS

Senin, 20 Juni 2022 | 13.00 WIB Last Updated 2022-06-20T13:50:16Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Tim Debate Competition SMA Negeri 1 Tanjungpinang
Tim Debate Competition SMA Negeri 1 Tanjungpinang. (f/indra sakti barus)

TANJUNGPINANG, Mjnews.id - Dalam peringatan milad ke-20, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tanjungpinang mengadakan debate competition untuk siswa SMA/SMK/MAN dan Universitas se-Kota Tanjungpinang di TCC Mall pada Minggu 19 Juni 2022.

Diketahui, SMA Negeri 1 Tanjungpinang menurunkan 2 tim dan keduanya mendapatkan juara 1 dan juara 2. Tim A yang beranggotakan Naura Khalila, Marsantya Haleza Mawa, Santang Sayidina Iqbar meraih juara 1. Sedangkan Team B yang beranggotakan Ferdian Barend H Sihaloho, Cantika Salsabila Ventisya, Callula Sadiya meraih juara 2.

Selain meraih juara 1 bersama timnya, Naura Khalila yang merupakan siswa kelas XI MIPA 5 SMANSA Tanjungpinang, juga mendapatkan predikat best speaker.

"Pada babak pertama team kami (tim A) melawan tim C MAN Tanjungpinang dengan mosi Dewan ini percaya bahwa kebijakan wajib vaksinasi dosis 3 (booster) dapat meningkatkan sektor pariwisata. Kemudian di babak final team kami harus berhadapan dengan tim B SMANSA Tanjungpinang dengan mosi Dewan ini melarang penggunaan melalui selebgram, konten kreator dan artis untuk menaikkan popularitas partai politik," ujar Naura.

"Pada debat ini, sebagai tim pro ada 3 argumentansi yang harus disampaikan yaitu urgensi kenapa hal itu harus dilaksanakan, kedua, justifikasi kenapa kita harus membenarkan dari mosi yang diperdebatkan dan ketiga, benefit yang bisa di tawarkan dari sisi pemerintah maupun oposisi," katanya.

Masih kata Naura, ini debat perdana yang diikutinya secara offline. Sebelumnya Naura pernah mengikuti debat online dengan mengirimkan video.

Tim SMA Negeri 1 Tanjungpinang Borong Juara Debate Competition
Tim SMA Negeri 1 Tanjungpinang Borong Juara Debate Competition Milad ke-20 PKS. (f/ist)

"Debat offline tentu vibesnya lebih terasa begitu juga nervousnya. Karena pada debat offline tim lawan bisa melakukan interupsi," pungkasnya.

(isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update