Kadiskominfo Kepri Ajak AMSI dan Jurnalis Perangi Hoaks
×

Adsense

Adsense Mobile

Kadiskominfo Kepri Ajak AMSI dan Jurnalis Perangi Hoaks

Rabu, 13 Juli 2022 | 03.30 WIB Last Updated 2022-07-12T20:30:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Pelatihan Literasi Berita
Kadis Kominfo Kepri, Hasan saat menjadi narasumber Pelatihan Literasi Berita yang digelar oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Kepulauan Riau di Hotel Aston, Tanjungpinang, Selasa (12/07/2022). (f/biro adpim)

KEPRI, Mjnews.id - Maraknya pengguna internet dengan jumlah 73.7 persen juta jiwa dari total populasi di Indonesia (dikutip dari DataReportal Januari tahun 2022), dan kemudahan akses media sosial yang semakin dekat dengan masyarakat, tidak semuanya dimanfaatkan secara tepat oleh semua pengguna. 

Persoalan tersebut disampaikan Kadiskominfo Provinsi Kepulauan Riau Hasan, S.sos saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Literasi Berita yang digelar oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Kepulauan Riau guna memberikan pemahaman kepada publik melawan mis/disinformasi di Hotel Aston, Tanjungpinang, Selasa (12/07/2022). 

Menurut Kadiskominfo Hasan, dengan jumlah pengguna internet yang begitu besarnya, banyak pihak yang akan dihadapkan dengan isu-isu yang belum benar kepastiannya atau berita palsu (hoaks). 

"Jutaan jiwa pengguna media sosial di Indonesia dengan beragamnya rentang usia yang bebas mengoperasikan internet, membuat pemerintah, organisasi perangkat daerah sejenisnya, serta pihak manapun pasti akan menghadapi tantangan dan isu-isu dari informasi hoaks yang dapat merugikan siapapun," tutur Hasan. 

Jadi, tambahnya, hadirnya peran Pemerintah Provinsi Kepri bersama AMSI dan organisasi vertikal lainnya dapat turut berpartisipasi mencegah dan melawan permasalahan penyebar hoaks yang terjadi saat ini, harapannya dapat memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pemahaman menanggapi hoaks yang beredar. 

Kadiskominfo Hasan, juga menegaskan agar, sebagai pengguna internet atau berprofesi sebagai Media Redaksi yang mengoperasikan sosial media dalam kesehariannya, sudah seharusnya menjadi media yang cerdas dan mencerdaskan rakyat. 

"Sudah seharusnya kita sebagai pengguna media sosial yang keseharian kita bergantung kepada akses internet, dan juga mencari nafkah untuk keluarga yang berprofesi sebagai jurnalis atau Media Redaksi. Jadilah Media yang cerdas dan mencerdaskan rakyat," tegas Hasan. 

Kembali, Hasan menyebutkan bahwa AMSI Wilayah Kepulauan Riau merupakan wadah profesional bagi jurnalistik, yang juga sebagai rekan Pemprov Kepri dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat Kepri. 

Terakhir, Hasan menghimbau jurnalis dan seluruh pengguna sosial media agar selalu berhati-hati dalam mempercayai suatu informasi yang belum benar adanya, dan terus menggalakkan Etika dan Culture dalam media sosial, serta pencegahan dan penanggulangan terhadap berita hoaks.

(mit/isb)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update