Buntut Pemberitaan tentang Sekdes Banyuasin Kembaran, Camat Loano Purworejo Lapor Polisi
×

Adsense

Adsense Mobile

Buntut Pemberitaan tentang Sekdes Banyuasin Kembaran, Camat Loano Purworejo Lapor Polisi

Minggu, 04 September 2022 | 12.00 WIB Last Updated 2022-09-04T09:40:46Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Andang Nugerahantara lapor polisi
Camat Loano, Andang Nugerahantara lapor polisi. (f/m. taufik)

Purworejo, MJNews.id - Sekretaris Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang diduga menyebut nama Camat Loano, Andang Nugerahantara saat ditemui salah satu wartawan media online di Purworejo, akhirnya sampai ke ranah hukum.

Camat Loano Andang Nugerahantara mengadukan Andika Sari lantaran tidak terima dirinya dinyatakan dalam pemberitaan bahwa telah meminta kepada Andika Sari untuk mengkondisikan media terkait dengan beredarnya video Andika Sari yang diduga sedang meminum minuman beralkohol bersama beberapa temannya di suatu bar.

Andang Nugerahantara saat ditemui wartawan menjelaskan, bahwa dirinya datang ke Polsek Loano untuk melaporkan terkait dengan adanya pemberitaan di salah satu media online tentang sekretaris Desa Banyuasin Kembaran, Andika Sari yang telah memberikan pernyataan bahwa Camat Loano diduga ikut mengkondisikan media agar pemberitaan soal video yang bersangkutan minum minuman di suatu bar. 

"Dugaan itu tidak benar, apa yang disampaikan oleh bersangkutan itu tidak benar, dan hal yang tidak benar saya rasa tidak mungkin disampaikan oleh camat ke perangkat desa agar mengkondisikan hal-hal yang tidak semestinya dilakukan," kata Andang Nugerahantara di Polsek Loano, Sabtu (03/09/2022) malam.

Lebih lanjut, Andang menegaskan, karena sudah menjadi pemberitaan publik dan keterangan yang disampaikan Andika tersebut dianggap tidak benar, maka dirinya akan mengikuti langkah Polsek Loano untuk melakukan pendalaman lebih lanjut atas laporan yang dilakukannya terhadap Andika.

"Ya saya minta yang bersangkutan dengan tidak benaran tuduhan kepada saya soal penyampaian bahwa saya menginstruksikan supaya mengkondisikan media harus meminta maaf secara pribadi kepada saya, kemudian pemerintah kecamatan juga menyampaikan kepada publik,dan harus bertanggung jawab, serta konsekuen dengan apa yang disampaikan," tegasnya.

Camat Loano mengungkapkan, dirinya bertemu dengan Andika Sari, terakhir kali pada 2 September 2022 lalu.dan sebelumnya pada tanggal 30 Juli 2022 lalu telah mengetahui bahwa di masyarakat sudah rame tentang beredarnya video Andika itu,dan ditindaklanjuti Camat Loano dengan mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Banyuasin Kembaran.

"Jadi saya minta kepada kepala desa untuk melakukan langkah- langkah pembinaan, kemudian ditanggal 4 Agustus saya cek dikantor desa, kemudian ditanggal 30 Agustus 2022 saya minta kepada kepala desa untuk menindaklanjuti dan menghadirkan yang bersangkutan.Kaitanya dengan pembinaan perangkat desa kewenanganya ada di kades tapi karena sudah meresahkan masyarakat banyak soal tindak lanjutnya, maka saya mempertanyakan hal itu kepada kepala desa," jelasnya.

Camat Loano berharap, ada upaya perubahan dan perbaikan bagi Andika setelah adanya teguran yang di sampaikan kepadanya.

"Terkait dengan pernyataan Andika di media online hadir tiap hari itu sudah merupakan kewajiban dan memang sudah semestinya sebagai perangkat desa harus hadir setiap hari dikantor desa dan itu juga sudah saya sampaikan kepada yang bersangkutan. Kepala desa juga harus melakukan pembinaan kinerja individu dan melakukan evaluasi kinerja secara kelembagaan pemerintah desa,harapan saya seperti itu," jelasnya.

Terkait dengan potensi pemberhentian Andika sebagai perangkat desa, atas kejadian hal itu, Camat Loano, menyerahkan persoalan itu kepada kepala desa dan forum musyawarah desa serta BPD desa.

"Karena kemarin juga sudah sempat ada musyawarah desa jadi nanti dokumenya itu yang saya minta, sebagai artinya kalau nanti ada konsultasi secara tertulis kepada camat nanti kami sampaikan terkait dengan saran dan tindak lanjutnya," ujarnya.

"Saya ulangi berkaitan dengan perbuatan atau aktivitas Sekdes Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano di salah satu cafe, saya tidak pernah menyuruh yang bersangkutan untuk mengkondisikan media. Bahkan saya sudah memanggil Kepala Desa untuk membuat teguran tertulis terkait aktivitas yang bersangkutan," imbuh Andang.

Sementara itu, Kapolsek Loano, AKP Sarpan, membenarkan adanya laporan atau pengaduan yang dilakukan oleh Camat Loano terhadap Sekdes Banyuasin Kembaran, Andika Sari.

"Tadi Camat Loano melapor ataupun mengadukan ke Polsek Loano terkait dengan pemberitaan di media bahwa pak camat diinformasikan telah memberikan atau menginisiasi Sekdes Banyuasin Kembaran untuk menyampaikan kepada wartawan agar berita yang sudah tersiar tidak berlanjut," kata AKP Sarpan.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update