SD Nasional Kutoarjo Gelar Karnaval di Pekan Pendidikan Kristen 2022
×

Adsense

Adsense Mobile

SD Nasional Kutoarjo Gelar Karnaval di Pekan Pendidikan Kristen 2022

Jumat, 16 September 2022 | 20.45 WIB Last Updated 2022-09-16T13:45:00Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

SD Nasional Kutoarjo Gelar Karnaval
SD Nasional Kutoarjo Gelar Karnaval di Pekan Pendidikan Kristen 2022. (f/ist)

Purworejo, MJNews.id - SD Nasional Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menggelar acara karnaval dengan Tema ”Menghidupi Toleransi Positif” dan bertepatan dengan kegiatan Pekan Pendidikan Kristen (PEPENKRIS) Tahun 2022, Jum’at 16/09/2022.

Karnaval yang diikuti oleh semua murid dan guru serta orang tua wali SD Nasional Kutoarjo menempuh rute Jalan MT Hariyono ke selatan menuju Jalan Stasiun dan memutar ke Utara ke Jalan Gajah Mada dan kembali ke sekolah.
 
Kegiatan karnaval yang dilaksanakan dengan jalan kaki dan menampilkan grop drumband SD Nasional serta peserta karnaval yang mengenakan pakaian daerah terlihat indah dan rapi di sambut gembira masyarakat yang dilalui rombongan karnaval.

"Kutoarjo sudah 2 tahun tidak ada karnaval. Sebelum adanya pandemi Covid-19, setiap tahun dalam acara peringatan Agustus pasti diadakan karnaval. Sekarang ada karnaval, tentu saja ini menjadi hiburan bagi masyarakat," kata Jumadi salah satu pengguna jalan yang kebetulan melintas dan melihat karnaval.

Kegiatan karnaval juga dibarengi dengan berbagai doorprize kepada penonton anak-anak yang ada.

"Jangan dinilai isinya ya bu, ini hanya wujud rasa cinta kasih kepada sesama," ujar seorang yang membagikan doorprize.

Pak Sas panggilan akrab Sasongko yang menjadi kreator dalam acara kegiatan karnaval SD Nasional dalam kegiatan pekan pendidikan Kristen tahun 2022, memilih tema "Menghidupi Toleransi Positif" dengan menampilkan peserta berpakaian daerah dengan maksud bahwa di Indonesia itu terdiri dari berbagai suku dan disitulah pasti ada perbedaan, akan tetapi perbedaan budaya, bahasa maupun agama jangan dijadikan permusuhan.

"Jiwa kebhinnekaan harus kita jaga dan kita lestarikan bersama," ucapnya.

Untuk warga yang hendak menyekolahkan putra-putrinya di SD Nasional Kutoarjo, jangan melihat perbedaan agama menjadi salah satu pertimbangan. Memang sekolah kami hanya mengajarkan ajaran Kristen tetapi kami menjunjung tinggi toleransi," harap Kepala sekolah SD Nasional Kutoarjo, Dewi A Sanjaya.

Toleransi itu bukan milik orang Kristen saja tetapi milik semua orang sehingga rasa toleransi harus benar-benar dijaga agar kita sesama warga. Walaupun berbeda agama dan kepercayaan tetap terjaga dan damai.

"Ayo kita didik dan kita sekolahkan putra-putri kita di SD Nasional,agar masa depan mereka menjadi baik," pintanya.

(fix)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan



×
Berita Terbaru Update