Galian C Bahan Mineral Non Logam dan Batuan Dikembalikan Kewenangannya ke Provinsi
×

Adsense

Adsense Mobile

Galian C Bahan Mineral Non Logam dan Batuan Dikembalikan Kewenangannya ke Provinsi

Senin, 31 Oktober 2022 | 14.30 WIB Last Updated 2022-10-31T09:53:41Z

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Herry Martinus
Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, H. Herry Martinus. (f/obral)

Padang, Mjnews.id - Hampir 2 tahun berpindah kewenangan perizinan pertambangan ke pusat akhirnya ada yang dikembalikan ke propinsi berupa perizinan galian C bahan mineral non logam dan batuan, sejak April 2022.

Hal ini disebutkan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), H. Herry Martinus ketika dikonfirmasikan awak media ini di ruang kerjanya, Senin 31 Oktober 2022.

Menurut Kepala Dinas ESDM H. Herry Martinus, dengan dikembalikan ke provinsi oleh pusat, maka proses pengurusan perizinan lebih cepat apalagi siklus perizinan telah dibubuhi pula dengan sistim online. 

"Ya, yang dikembalikan oleh pusat ke propinsi adalah perizinan galian c bahan mineral non logam dan batuan. Selama ini merupakan kendala bagi masyarakat Sumbar sejak perpindahan kewenangan ke pusat tentang pengurusan perizinan," katanya. 

Jika diamati, kementerian terkait sebaik mungkin lebih cepat melakukan klarifikasi tentang perizinan tambang yang berskala rendah hasil produksi. Dengan cara ini masyarakat akan berani buka usaha pertambangan jika telah dipilah pilih tentang perizinan kewenangan pusat. 

Untuk mengevaluasi ke lokasi tambang pihak kementerian ESDM pusat bisa memberdayakan inspektur tambang utusan pusat guna melihat langsung ke lokasi tambang. 

Dengan pengaruh geografis alam dan bentuk kemiringan gundukan tanah di lokasi tambang, nyaris tak semuanya memerlukan alat berat guna mengolah usaha tambang. 

Terkadang, masyarakat juga melakukan penambangan secara manual, tetapi karena kampanye perpindahan kewenangan perizinan dari propinsi ke pusat banyak masyarakat mengeluh dan frustasi. 

Seyogiyanya, sumber rezeki kehidupan keluarganya dari usaha tambang secara manual. Dengan demikian, terkait tentang perizinan pihak pusat harus pula gesit untuk menelusuri ke lokasi tambang sambil memberdayakan aktivitas para inspektur tambang yang telah ditanamkan oleh pusat ke provinsi sebagai perpanjangan tangan pusat untuk masing-masing daerah.

(oc)

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Iklan Kiri Kanan

Adsense

×
Berita Terbaru Update