Personel Lantamal II Teluk Bayur Padang Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Pasaman

Personel Lantamal II Teluk Bayur Padang Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Pasaman
Personel Lantamal II Teluk Bayur Padang Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Pasaman. (f/budi)

PASAMAN, Mjnews.id– Hingga H+6 pasca insiden terjatuh dan tenggelamnya Arfif Fadhrul Rahman panggilan Afif (17 th) di lokasi Air Terjun Murai Tinggi Jorong Tanjuang Alai, Nagari Pauah Kecamatan Lubuk Sikaping, proses evakuasi jasad korban masih terkendala.

Kondisi cuaca dan iklim di lokasi kejadian sejak sepekan terakhir, sangat tidak mendukung pelaksanaan proses evakuasi. Disamping curah hujan tinggi, debit air yang besar, lokasi tersebut juga cukup ekstrim. 

ADVERTISEMENT

1672718317 zd2LclJzIi3V8sEfHHWPFagJbbGo8jsG

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemaren, atas inisiasi dan upaya Wakil Bupati Sabar AS, Pemerintah Kabupaten Pasaman melayangkan permohonan bantuan ke pihak Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Teluk Bayur, Padang. 

Baca Juga  Wagub Sumbar Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Informasi yang diperoleh, 11 personil Marinir AL bertolak hari ini, Jumat (18/11/2022) dari Pangkalan AL Teluk Bayur ke Lubuk Sikaping, untuk langsung melakukan proses evakuasi korban di lokasi kejadian.

“Sore ini jelang pukul tiga, Personel Lantamal II sudah sampai di Lubuksikaping dan langsung menuju lokasi di Bayang Aia Tanjuang Alai. Namun berhubung cuaca hujan, kemungkinan pasukan tempur TNI AL itu akan melakukan proses evakuasi mulai besok atau bisa saja langsung dilakukan sore ini. Dan rencananya pasukan tersebut bermalam di sekitar lokasi kejadian. Tapi tentang kepastian jadualnya, kita tunggu informasi di lapangan nanti,” ujar Budhi Hermawan, dari Kominfo Pasaman.

Baca Juga  Resmikan Pasar Kuliner, Wagub Sumbar Apresiasi Pemuda Subarang Ciptakan Ide Kreatif

Ditambahkan Budhi, Komandan Pasukan TNI AL yang melakukan SAR Korban tenggelam di Pasaman sekarang, adalah Letda. Mar. Rahmat Saputra, anak Rang Lubuk Sikaping. 

“Komandannya Rahmat yang sering dipanggil Amaik, anak Amarhum Da An Katik, yang dulu bekerja di SPBU Pasa Kaciak Lubuk Sikaping,” terangnya.

(bud/eds)