Larangan Pendakian Gunung Talang untuk Cegah Penularan Covid-19

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Larangan Pendakian Gunung Talang untuk Cegah Penularan Covid-19

Senin, 21 Desember 2020 | 17:05 WIB Last Updated 2020-12-21T21:27:52Z

mjnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok menutup sementara waktu kawasan Gunung Talang untuk kegiatan pendakian Gunung Talang dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).


Bupati Solok, Gusmal di Arosuka, Senin (21/12/2020) mengatakan penutupan tersebut hanya sementara waktu, yakni mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.


Ia mengatakan keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat lintas sektoral bersama Forkopimda Kabupaten Solok dengan organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan pada 17 Desember 2020 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.


Selain itu, juga terdapat Surat Edaran Kapolres Solok Nomor : B/644/XII/2020 tanggal 16 Desember 2020 tentang penutupan sementara kawasan pendakian Gunung Talang.


Ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Solok menghindari tempat-tempat kerumunan karena bisa menyebabkan penularan Covid-19 pada saat perayaan Tahun Baru 2021. “Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 masih dalam situasi pandemi Covid-19. Untuk itu perlu dilakukan pengamanan yang sesuai dengan protokol kesehatan,” kata dia.


Biasanya, perayaan Tahun Baru memunculkan tempat-tempat kerumunan di titik tertentu, termasuk di kawasan pendakian Gunung Talang. Ia mengkhawatirkan kerumunan orang berpotensi penularan Covid-19.


Untuk itu, ia meminta masyarakat setempat serius dalam penerapan protokol kesehatan saat ibadah Natal maupun Tahun Baru. “Hal itu bertujuan agar kegiatan tersebut nantinya berlangsung dengan lancar dan aman, sehingga terhindar dari penularan Covid-19,” kata dia.


Menurut dia, alangkah baiknya jika perayaan Tahun Baru dilakukan di masjid-masjid dengan mengadakan kegiatan pengajian dan zikir bersama yang lebih bermanfaat sesuai agama masing-masing dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.


Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam mengatakan berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Kabupaten Solok kasus positif Covid-19 di daerah itu bertambah menjadi 562 orang, dengan rincian menjalani karantina mandiri 79 orang, dirawat di rumah sakit 11 orang, meninggal 17 orang, dan sembuh 455 orang.


(yas)

×
Berita Terbaru Update