Belajar Daring Bikin Perilaku Siswa Berubah, Guru Harus Kerja Keras Kembalikan Keadaan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 3 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.380 260 27.665 651
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Belajar Daring Bikin Perilaku Siswa Berubah, Guru Harus Kerja Keras Kembalikan Keadaan

Jumat, 15 Januari 2021 | 01:34 WIB Last Updated 2021-01-14T21:48:33Z
Kepala Dinas Pendidikan Agam, Isra.

mjnews.id - Akibat tidak belajar tatap muka dan dilaksanakan pembelajaran daring sejak mewabahnya Covid-19, telah terjadi perubahan karakter siswa sehingga menimbulkan kekhawatiran.


Hal itu dikatakan Isra, Kepala Dinas Pendidikan Agam, Kamis (14/1/2021). "Setelah dimulai pembelajaran tatap muka, banyak terdapat indikasi perubahan karakter anak-anak kita," kata Isra.


Sebagaimana diketahui, Dinas Pendidikan Sumbar telah membuka kembali kelas tatap muka dari TK/SD, SLTP dan SLTA dengan sistem dua shif. Siswa hadir separoh dari jumlah masing-masing kelas, satu rombel pagi dan satu rombel siang.


Kata Isra, baik hasil pemantauan maupun dari laporan guru-guru, memang ada perubahan perilaku anak-anak. "Ini mengkhawatirkan, tapi apa boleh buat. Ini kan keadaan yang memaksa," kata Isra.


Indikasi perubahan karakter itu, kata Isra terlihat dari penampilan fisik antara lain, rambut mereka sudah mulai panjang dan banyak diantaranya yang sudah diwarnai. "Geleng-geleng kepala para guru melihat penampilan anak-anak mereka setelah satu tahun tidak ke sekolah," tambah Isra.


Dari sisi cara berbicara juga mengalami perubahan. Dia ntara anak-anak diamati guru-guru, terpantau cara bicaranya sudah keras tak seperti biasa. "Melihat itu tentu saja para guru kaget walau harus mafhum," ujar Isra.


Apalagi ketika menggunakan android, Isra menyatakan banyak efek negatifnya. "Sejauh ini pemanfaatan android untuk belajar daring hanya 30 persen, sementara anak-anak mendapat paket internet dari Kementrian. Apa yang mereka tonton dengan paket itu?" tanyanya.


Perubahan-perubahan lain tampak dari prilaku, yakni anak-anak yang selama ini diketahui tak merokok, selama libur sudah merokok. Begitu juga kemampuan akademik anak-anak, banyak yang menurun. "Sekolah dan guru-guru harus bekerja keras untuk mengembalikan keadaan anak-anak sebagaimana mestinya," tukuk Isra.


Untuk itu, Dinas Pendidikan lebih mengintensifkan lagi komunikasi dengan sekolah agar pekerjaan rumah ini bisa diselesaikan. "Tentu saja kami minta para orangtua juga intensif mengontrol anak-anak, jangan kita biarkan anak-anak kita hanyut," ulasnya.


(irm)

×
Berita Terbaru Update