Usai Nonton Film Porno, Lelaki Paruh Baya Warga Panyalaian Ini Garap Bocah 10 Tahun

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Usai Nonton Film Porno, Lelaki Paruh Baya Warga Panyalaian Ini Garap Bocah 10 Tahun

Jumat, 15 Januari 2021 | 17:04 WIB Last Updated 2021-01-15T19:54:52Z
SF, 42 tahun ditangkap polisi dalam kasus pelecehan bocah berusia 10 tahun yang terjadi di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. (syamsoedarman)


mjnews.id - Jajaran Satreskrim Polres Padang Panjang menangkap lelaki paruhbaya berinisial "SF" 42 tahun yang diduga melecehkan gadis kecil, LH, 10 tahun. Antara SF dan LH masih ada hubungan kekeluargaan.


Berawal ketika suatu sore LH bersama teman-temannya bermain di halamam rumah pelaku. 


SF memanggil LH dan mengajaknya masuk ke dalam rumah serta diiming-imingi uang Rp2.000 serta dipinjamkan handphone. 


Gadis kecil yang masih lugu itu menuruti saja kemauan SF ketika diajak masuk ke kamar. Di dalam kamar itulah terjadi pelecehan tersebut. 


Tanpa sepengetahuan pelaku, perbuatan bejad itu sempat diintip sejumlah bocah teman bermain LH. Salah seorang teman LH kemudian melaporkan kepada neneknya bahwa SF dan LH main "duyung-duyungan" dalam kamar.


SF yang penduduk Nagari Penyalaian, Kecamatan X, Kabupaten Tanah Datar itu ditangkap tanpa perlawanan Kamis sore (14/1/2021) di rumah kediamannya di Nagari Penyalaian. 


Peristiwa pelecehan itu terjadi 7 Desember 2020. Mungkin karena malu, pihak keluarga baru melaporkan kasus tersebut beberapa pekan kemudian.


Kepada penyidik SF mengakui segala perbuatannya. "Saya khilaf pak. Kebiasaan saya sering nonton film porno lewat telepon seluler," katanya. 


Kapolres Padang Panjang melalui Kasatreskrim Iptu Ferliyanto, Jumat (15/1/2021) di Mapolres Padang Panjang membenarkan pihaknya sedang menangani kasus asusila terhadap gadis di bawah umur tersebut.


Karena perbuatannya SF diancam pasal 82 ayat 1 junto UU Nomor 17 tahun2016 serta UU nomor 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan 15 tahun. 


Untuk mempertang jawabkan perbuatan lelaki yang belum pernah menikah itu kini meringkuk di balik jeruji besi.


(syam)

×
Berita Terbaru Update